Gempa NTT Guncang Manggarai dan Ende, Kemenhaj Jamin Layanan Jemaah Haji Tetap Berjalan
Jakarta (beritajatim.com) – Langkah cepat dan siaga ditunjukkan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia dalam merespons bencana alam yang melanda tanah air.
Di tengah guncangan gempa bumi yang menerpa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah memastikan bahwa roda pelayanan publik bagi jemaah haji tetap terus berjalan secara optimal.
Kepala Biro Umum Kemenhaj, Slamet, menegaskan bahwa keberlangsungan layanan kepada jemaah serta keselamatan masyarakat menjadi prioritas paling utama di tengah situasi kedaruratan.
Pihaknya bergerak aktif memantau kondisi lapangan sekaligus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah guna memastikan penanganan jemaah tidak terputus.
“Kami memastikan layanan kepada jemaah haji tetap berlangsung. Pada saat yang sama, kami terus memantau perkembangan kondisi akibat gempa di NTT dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Slamet di Jakarta pada Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan hasil pemetaan dan laporan darurat di lapangan, Kemenhaj mencatat ada dua satuan kerja daerah yang mengalami dampak paling parah akibat guncangan gempa.
Kedua lokasi terdampak hebat tersebut yakni Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Manggarai dan Kankemenhaj Kota Ende.
Menanggapi kerusakan fisik serta potensi kendala operasional di dua wilayah tersebut, Kemenhaj langsung menyiapkan skema mitigasi dan penyesuaian teknis layanan darurat.
Langkah responsif ini diambil agar seluruh kebutuhan administrasi maupun informasi jemaah di Kabupaten Manggarai dan Kota Ende tetap tertangani dengan aman tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
Slamet turut menyentuh sisi kemanusiaan dengan mengimbau seluruh calon jemaah serta masyarakat terdampak bencana di NTT untuk tetap tenang dan menyaring setiap informasi yang beredar.
Guna mencegah kepanikan massa, seluruh pembaruan informasi mengenai skema atau perubahan jadwal pelayanan bakal disalurkan secara resmi dan transparan melalui kanal resmi kementerian.
Kemenhaj menggaransi bahwa pengawalan terhadap situasi di NTT akan terus dilakukan hingga kondisi infrastruktur serta pelayanan haji di daerah kembali pulih sepenuhnya. [ian/mch]
Link informasi : Sumber