Cek Kesiapan Muktamar NU, Mobil Golf Berisi Rombongan PBNU Menyusuri Pesantren Tambakberas

0

Jombang (beritajatim.com) – Sore di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Kamis (20/8/2026), terasa berbeda. Gang-gang pesantren yang biasanya menjadi jalur aktivitas para santri, kini mulai berubah wajah.

Umbul-umbul berjejer rapi di sepanjang jalan, berkibar mengikuti hembusan angin, seolah menjadi penanda bahwa sebuah perhelatan besar tengah mendekat.

Di tengah suasana persiapan itu, sebuah mobil golf perlahan melintasi jalanan pesantren. Kendaraan sederhana tersebut membawa rombongan penting yang datang bukan sekadar berkunjung, melainkan memastikan sebuah amanah besar berjalan sesuai harapan.

Di dalamnya terdapat jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), panitia Muktamar ke-35 NU, panitia lokal (Panlok), serta pengurus PCNU Jombang. Mereka datang untuk melihat langsung kesiapan lokasi yang akan menjadi saksi sejarah perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Di balik kemudi golf car, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq memimpin perjalanan. Di sampingnya duduk Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Pelaksana Muktamar, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Sementara itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar berada di bagian belakang, didampingi sejumlah tokoh seperti Bendahara PBNU Gudfan Arif dan KH Cholil Nafis.

Dua mobil golf bergerak menyusuri titik-titik penting. Perjalanan pertama mengarah ke Madrasah Muallimin Muallimat (MMA) Bahrul Ulum, tempat yang telah disiapkan sebagai lokasi penginapan para peserta muktamar.

Dari sana, rombongan melanjutkan pengecekan ke Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said yang akan menjadi tempat berlangsungnya sidang pleno.

Foto BeritaJatim.com
Ketua Panlok Muktamar NU Gus Rozaq bersama Sekjen PBNU Gus Ipul

Di lokasi tersebut, aktivitas persiapan terus berjalan. Para pekerja terlihat sibuk menata tenda dan melengkapi berbagai kebutuhan teknis. Setiap sudut menjadi gambaran keseriusan panitia dalam menyambut ribuan peserta yang akan hadir.

Perjalanan kemudian berakhir di Lapangan Untung Surapati, lokasi yang dipilih untuk pembukaan Muktamar ke-35 NU. Di tempat inilah nantinya momen penting akan dimulai, membuka babak baru perjalanan Nahdlatul Ulama.

“Ini adalah bagian dari pendampingan kepada Rais Aam untuk melihat langsung perkembangan persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang insyaallah akan dibuka pada 27 Agustus,” ujar Gus Ipul.

Menurutnya, hingga saat ini persiapan telah mencapai lebih dari 85 persen. Waktu yang tersisa akan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh panitia, baik dari tingkat PBNU maupun panitia lokal Tambakberas, untuk menyempurnakan berbagai kekurangan yang masih ada.

Bagi panitia, capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan. Sebab, persiapan muktamar kali ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Namun, berkat kerja bersama berbagai pihak, berbagai rencana yang telah disusun dapat berjalan dengan baik.

Salah satu perhatian utama adalah kesiapan akomodasi. Tambakberas telah bersiap menerima lebih dari 3.000 peserta muktamar dengan fasilitas penginapan yang dinilai memadai. Selain itu, kebutuhan konsumsi juga terus disempurnakan agar seluruh peserta mendapatkan pelayanan terbaik.

Tak hanya peserta resmi, kebutuhan masyarakat dan pengunjung yang datang juga menjadi perhatian. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Gubernur, turut menyiapkan dukungan berupa dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi para partisipan.

Sementara itu, berbagai lokasi persidangan mulai dibangun dan dipersiapkan. Tempat pembukaan yang terlihat mulai berdiri menjadi salah satu bukti bahwa gelaran besar tersebut semakin dekat.

Gus Ipul juga menyampaikan bahwa PBNU telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto agar berkenan membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus mendatang. “Semoga waktunya sesuai dan Presiden berkenan hadir untuk membuka langsung muktamar,” harapnya.

Foto BeritaJatim.com
Rombongan PBNU saat mengecek Lapangan Untung Surapati Tambakrejo Jombang, Kamis (20/8/2026)

Di balik megahnya panggung dan persiapan teknis, ada kerja panjang banyak pihak yang menjadi fondasi terselenggaranya muktamar ini. Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada KH Hasib Wahab beserta keluarga besar pengasuh Tambakberas, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lintas agama yang telah memberikan dukungan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan penyelenggaraan muktamar ini, yang hanya memiliki waktu sekitar 50 hari,” ujarnya.

Kini, Tambakberas tidak hanya bersiap menjadi tempat berlangsungnya sebuah agenda organisasi. Pesantren itu sedang menyiapkan panggung sejarah, tempat ribuan kader Nahdlatul Ulama berkumpul membawa harapan, gagasan, dan masa depan perjalanan umat. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.