Antrean Panjang di Sejumlah SPBU Sampang Jadi Sorotan

0

Sampang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sampang memastikan antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan oleh kelangkaan maupun pengurangan kuota BBM subsidi.

Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten Sampang, Abdi Barri, menjelaskan alokasi Biosolar dan Pertalite yang diterima Kabupaten Sampang hingga saat ini masih sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama BPH Migas sejak awal tahun.

Menurutnya, kepadatan antrean lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan BBM subsidi. Salah satu penyebabnya adalah peralihan sebagian pengguna BBM nonsubsidi ke Pertalite dan Biosolar setelah harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan.

“Pengguna yang sebelumnya mengisi BBM nonsubsidi kini banyak beralih ke Pertalite maupun Biosolar. Hal itu membuat konsumsi BBM subsidi meningkat,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Selain peningkatan konsumsi, Pemkab Sampang juga menilai perubahan mekanisme pembelian BBM subsidi menggunakan jeriken melalui penerapan aplikasi XStar turut memengaruhi kondisi di lapangan.

“Dalam aturan tersebut, pembelian BBM subsidi menggunakan jeriken hanya diperbolehkan bagi kelompok tertentu, seperti petani dan nelayan, dengan syarat mengantongi surat rekomendasi resmi,” tuturnya

Sementara pedagang eceran di luar kategori tersebut tidak lagi dapat membeli BBM subsidi untuk dijual kembali.

Kondisi itu membuat masyarakat yang sebelumnya memperoleh BBM dari pengecer kini harus membeli langsung ke SPBU sehingga volume kendaraan yang mengantre meningkat.

“Pedagang eceran yang bukan petani atau nelayan tidak lagi diperbolehkan membeli BBM subsidi menggunakan jeriken untuk dijual kembali. Akibatnya, masyarakat yang biasanya membeli di pengecer sekarang datang langsung ke SPBU,” jelasnya. [sar/ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.