Bank Jatim Bantu Mobil Layanan Keliling dan Bedah 10 Rumah Warga Banyuwangi

0

Ringkasan Berita:

  • Bank Jatim menyerahkan satu unit mobil layanan keliling dan bantuan rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni kepada Pemkab Banyuwangi.
  • Bantuan CSR ditujukan untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan hingga pelosok desa.
  • Program bedah rumah bagi warga prasejahtera juga mendapat dukungan melalui rehabilitasi 10 unit RTLH.
  • Bupati Ipuk Fiestiandani menyebut kolaborasi dengan dunia usaha penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali memperoleh dukungan dari sektor perbankan untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PT Bank Jatim menyalurkan bantuan berupa satu unit mobil layanan keliling serta rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bantuan tersebut diserahkan Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim, Wahyu Kusumo Wisnubroto, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Jumat (12/6/2026).

Wahyu mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Bank Jatim terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemkab Banyuwangi.

“Bantuan ini sebagai bentuk dukungan kepada Pemkab dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kami berkomitmen terus memperkuat sinergi dan mendukung berbagai program pemkab sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,” kata Wahyu.

Menurutnya, bantuan mobil layanan keliling akan memperkuat program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang selama ini dijalankan Pemkab Banyuwangi hingga ke desa-desa, termasuk wilayah terpencil dan kawasan perkebunan.

“Dengan tambahan armada ini harapannya layanan adminduk semakin optimal. Selain jangkauannya meluas hingga ke pelosok-pelosok, cakupannya juga bisa semakin bertambah,” ujarnya.

Selain mendukung pelayanan publik, Bank Jatim juga mengalokasikan dana CSR untuk membantu rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni milik warga prasejahtera.

Program tersebut melengkapi upaya Pemkab Banyuwangi yang selama ini telah menjalankan program bedah rumah dan menjangkau ribuan keluarga berpenghasilan rendah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi dukungan Bank Jatim. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, terutama di tengah tantangan fiskal dan kondisi ekonomi global.

“Ini bagian dari gotong royong. Saat anggaran pemerintah daerah terbatas, maka sektor-sektor seperti inilah yang kita harapkan,” kata Ipuk.

Dengan tambahan bantuan tersebut, Pemkab Banyuwangi kini memiliki dua unit mobil layanan keliling yang akan dioperasikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Ipuk berharap armada tambahan itu mampu memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan sehingga seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok, dapat memperoleh dokumen kependudukan secara lebih mudah.

“Saya berharap ini bisa dimaksimalkan oleh Dispendukcapil untuk menyelesaikan urusan adminduk. Masyarakat harus dipastikan terpenuhi kebutuhan sipilnya,” tandasnya. [alr/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.