BEM Unesa Kerahkan 150 Mahasiswa Gabung Aksi di Grahadi

0

Surabaya (beritajatim.com) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (BEM Unesa) memastikan turun jalan hari ini. Mereka menerjunkan 150 orang untuk bergabung dengan aliansi di Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026).

Ketua BEM Unesa, Birbik Arya Fairuzzamani, menjelaskan rute pergerakan massa. Rombongan kampus akan berkumpul lalu bergeser ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) sebagai titik temu awal.

“Nanti teman-teman Unesa berkumpul terlebih dahulu, kemudian bersama-sama menuju KBS. Di sana akan berkumpul dengan aliansi mahasiswa lainnya sebelum bergerak ke Grahadi,” ujarnya.

Di kawasan KBS, rombongan Unesa bakal melebur bersama berbagai elemen kampus se-Jawa Timur. Konsolidasi ini melibatkan kelompok mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia dan BEM Nusantara.

Pengamanan internal menjadi prioritas kelompok ini selama unjuk rasa. Setiap fakultas mendelegasikan koordinator lapangan untuk memudahkan pemantauan dan mengatur jalannya pergerakan massa.

“Kami sudah melakukan pendataan dan menyiapkan koordinator lapangan untuk mengawal teman-teman selama kegiatan berlangsung,” kata Birbik.

Pergerakan ini mewakili keresahan banyak elemen kampus. Aksi terbuka bagi semua mahasiswa dari berbagai fakultas maupun disiplin ilmu yang sepakat dengan rumusan tuntutan.

Terdapat sejumlah isu yang dibawa barisan mahasiswa menuju pusat pemerintahan provinsi. Mereka menuntut evaluasi total kebijakan negara dan menolak perluasan kewenangan aparat keamanan.

“Kurang lebih tuntutannya sama dengan teman-teman mahasiswa lainnya, mulai dari evaluasi program pemerintah, RUU Perampasan Aset, RUU Masyarakat Adat, hingga isu demokrasi,” jelasnya.

Selain regulasi perampasan aset dan masyarakat adat, mahasiswa mengawal sektor ekonomi. Mereka meminta stabilitas cadangan devisa serta peninjauan ulang harga bahan bakar minyak dan kebutuhan pokok.

Tuntutan lainnya menyasar penghapusan dwifungsi aparat di ruang sipil dan pencabutan rancangan aturan terkait. Massa juga meminta pembebasan tahanan politik serta pencopotan pejabat negara tak berkompeten.

Demonstrasi di kawasan Grahadi diproyeksikan bakal membludak. Ratusan hingga ribuan peserta dari berbagai kampus di Jawa Timur dijadwalkan turun menyuarakan aspirasi yang sama di jalanan. [ipl/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.