DPRD Jember Desak Pemutakhiran Data Cagar Budaya
Jember (beritajatim.com) – Raibnya dua benda purbakala batu yoni raib dari tempatnya di Dusun Kopang Krajan Timur, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto jengkel.
“Sebenarnya kami beberapa waktu lalu sudah meminta Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan pemutakhiran data benda cagar budaya maupun objek yang diduga cagar budaya.” kata Candra, Kamis (24/9/2026).
Pemutakhiran data terakhir dilakukan pada 2015. Dengan pemutakhiran data itu, pemerintah bisa memastikan kondisi dan posisi terakhir benda-benda cagar budaya tersebut.
Candra juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Jember untuk segera membentuk tim ahli cagar budaya untuk menyelesaikan persoalan seperti itu. “Kita tidak bisa melestarikan kebudayaan kita kalau kita tidak bisa menjaga kearifan lokal, termasuk benda-benda cagar budaya,” katanya.
Hilangnya dua benda purbakala itu dikabarkan pertama kali oleh RZ Hakim, seorang sejarawan lokal, saat melakukan perjalanan ekspedisi gumuk bersama dua orang rekannya, Rabu (23/9/026).
Menurut informasi yang diterima Hakim, hilangnya batu yoni di Pocangan bersamaan dengan acara selapanan di kampung terdekat, sekitar pukul setengah lima sore. Sebelumnya batu lingga sudah lebih dulu raib.
Batu yoni yang berbentuk cekung itu mulanya berada di sebuah pemakaman kuno yang hanya terdiri atas dua nisan. Orang setempat menyebutnya Asta Pocangsari. Ada juga yang menyebutnya Mocangsari. “Keduanya sudah tercatat sebagai Obyek Cagar Budaya (OCB),” kata Hakim.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Jember Regar Jeane Dalen Nangka mengatakan, tim internal dari Bidang Kebudayaan sudah turun ke lokasi. “Kami telah melakukan Koordinasi intensif dan menunggu tim penyidik dari Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur sebagai pendampingan,” katanya. [wir/ian]
Link informasi : Sumber