FiberStar Gelar GO! NEXT 2026 di Jember, Infrastruktur Digital Jadi Kunci Daya Saing Bisnis
Jember (beritajatim.com) – Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan bagi dunia usaha. Di tengah perubahan pola operasional, pelayanan pelanggan, hingga pengambilan keputusan, kesiapan infrastruktur teknologi semakin menentukan kemampuan perusahaan bertahan dan bersaing.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian FiberStar melalui forum eksekutif GO! NEXT 2026 di Jember, Jawa Timur.
Mengusung tema Go Digital. Go Further., kegiatan ini mempertemukan kalangan eksekutif dan pelaku usaha untuk membahas bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai fondasi pengembangan bisnis.
Bagi perusahaan, digitalisasi tidak cukup hanya dengan menyediakan akses internet. Kebutuhan terhadap konektivitas yang stabil harus berjalan beriringan dengan keamanan jaringan, pengelolaan perangkat, serta sistem digital yang mampu menopang aktivitas operasional secara berkelanjutan.
Perubahan kebutuhan itu turut mendorong penyedia infrastruktur digital untuk mengembangkan layanan yang lebih terintegrasi. Perusahaan kini membutuhkan ekosistem teknologi yang dapat menyesuaikan diri dengan karakteristik dan skala bisnis masing-masing.
Technical Solution Engineer FiberStar, Dimas Adhiyat Jaya, mengatakan kolaborasi dengan mitra teknologi menjadi salah satu pendekatan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
“Perusahaan membutuhkan ekosistem teknologi yang saling terintegrasi. Mulai dari konektivitas, keamanan jaringan, hingga pengelolaan perangkat dan sistem digital, semuanya memiliki peran dalam mendukung operasional bisnis,” jelas Dimas.
Menurut dia, FiberStar berupaya menghadirkan solusi teknologi yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan perusahaan. Pendekatan tersebut memungkinkan pelaku usaha membangun infrastruktur digital sesuai tantangan operasional yang dihadapi.
Infrastruktur Digital Melampaui Kebutuhan Internet
Dalam pengembangan portofolio layanannya, FiberStar menawarkan sejumlah solusi infrastruktur digital untuk sektor bisnis. Layanan tersebut mencakup Dedicated Internet, Firewall as a Service, WiFi as a Service, layanan IPTV terkelola, hingga konektivitas satelit melalui Starlink.
Masing-masing layanan menyasar kebutuhan yang berbeda. Dedicated Internet mendukung kebutuhan konektivitas perusahaan, sementara Firewall as a Service memberikan dukungan pengamanan jaringan. Adapun WiFi as a Service dan IPTV terkelola dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan operasional, termasuk sektor perhotelan dan hospitality.
Sementara itu, konektivitas satelit menjadi alternatif bagi perusahaan yang beroperasi di wilayah dengan keterbatasan jangkauan jaringan fiber optik.
Keragaman solusi tersebut mencerminkan perubahan cara perusahaan memandang teknologi. Infrastruktur digital tidak lagi sekadar fasilitas pendukung, tetapi telah menjadi bagian dari strategi operasional dan pengembangan usaha.
Konektivitas yang andal juga membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar, mengintegrasikan aktivitas bisnis antarlokasi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Jember Jadi Ruang Dialog Transformasi Digital
Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar ingin memperluas diskusi antara penyedia teknologi dan pelaku industri mengenai tantangan transformasi digital.
Forum tersebut dirancang menghadirkan seminar teknologi, sesi networking, serta special door prize. Kalangan eksekutif dan pelaku usaha menjadi sasaran utama kegiatan ini.
Pemilihan Jember juga menghadirkan perspektif mengenai pentingnya pengembangan infrastruktur digital di luar pusat-pusat ekonomi utama. Ketersediaan konektivitas yang memadai dapat mendukung pertumbuhan aktivitas usaha sekaligus memperluas kesempatan pelaku bisnis dalam memanfaatkan teknologi.
Pada akhirnya, transformasi digital bukan hanya tentang seberapa cepat perusahaan mengadopsi teknologi terbaru. Tantangan yang lebih besar adalah bagaimana membangun sistem yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga investasi teknologi benar-benar memberikan nilai tambah bagi bisnis.
Melalui GO! NEXT 2026, FiberStar mendorong pelaku usaha melihat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang, bukan sekadar kebutuhan teknis untuk menjalankan operasional sehari-hari. (ted)
Link informasi : Sumber