Gudang Bahan Sepatu Seluas 800 Meter Persegi di Jombang Terbakar, Api Padam Setelah 4 Jam

0

Ringkasan Berita:

  • Gudang bahan sepatu seluas 800 meter persegi di Dusun Sambilanang, Mojoagung, Jombang, terbakar pada Kamis sore.
  • Damkarla Jombang mengerahkan empat unit mobil pemadam dan membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk memadamkan api.
  • Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara kerugian pemilik gudang ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.

Jombang (beritajatim.com) – Gudang bahan sepatu milik Zainul Arifin (58) di Dusun Sambilanang, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, terbakar hebat pada Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Gudang seluas sekitar 800 meter persegi itu dilalap api hingga petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk menjinakkan kobaran api.

Tim Damkarla (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan) Jombang mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kejadian tersebut. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena material yang dilalap api merupakan bahan sepatu yang mudah terbakar.

Selain itu, lokasi gudang berada di tengah permukiman padat penduduk sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Kami membutuhkan Waktu empat jam untuk memadamkan kebakaran tersebut. Sekitar pukul Sembilan malam, api benar-benar padam setelah kita lakukan pembasahan,” ujar Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang Wiko F Diaz saat di lokasi.

Kebakaran tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Mereka panik setelah melihat kobaran api semakin membesar di tengah permukiman. Kepulan asap tebal juga terlihat membubung tinggi sehingga warga khawatir api merembet ke rumah-rumah di sekitar gudang.

Foto BeritaJatim.com
Api melalap gudang sepatu di Mojoagung Jombang

Kekhawatiran warga tersebut tidak sampai terjadi. Petugas Damkarla Jombang berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke permukiman warga.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah menerjunkan petugas untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengetahui penyebab kebakaran.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Api diduga pertama kali muncul dari trafo yang berada di dalam gudang material sepatu itu. “Ada beberapa saksi yang mengetahui bahwa titik api pertama muncul dari trafo listrik,” kata Yogas, Jumat (9/10/2026).

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Saat kebakaran terjadi, tidak ada karyawan yang sedang bekerja di dalam gudang. Hanya terdapat seorang penjaga gudang di lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Pemilik gudang diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp500 juta. “Namun kebakaran ini membuat pemilik mengalami kerugian sekitar Rp500 juta,” jelas Kompol Yogas. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.