Guru Besar Farmasi Universitas Jember Enam Kali Masuk Daftar Ilmuwan Paling Berpengaruh Dunia

0

Jember (beritajatim.com) – Bambang Kuswandi, guru besar Fakultas Farmasi Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk kali keenam masuk dalam daftar dua persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia (World’s Top 2% Scientists) versi Stanford University bersama Elsevier BV.

Bambang sudah masuk daftar dua persen ilmuwan paling berpengaruh di dunia versi Stanford University bersama Elsevier BV semenjak tahun 2020. Dia tak sendirian. Mochamad Asrofi, dosen Fakultas Teknik Unej juga termasuk dalam daftar tersebut. Hal ini dikarenakan karya akademik mereka paling sering dijadikan rujukan (sitasi) oleh peneliti lain secara global.

Bambang menyelesaikan pendidikan pascasarjana dan doktoral di University of Manchester Institute of Science and Technology (UMIST), Inggris. Saat ini dia menekuni bidang sensor kimia dan biosensor, yang berkembang ke arah intelligent packaging dan active packaging, dan merambah encapsulated bioactives.

Riset terakhir yang tengah dikerjakan Bambang adalah “Sistem Enkapsulasi Berbasis Produk Sampingan Pisang untuk Kemasan Pangan Aktif” (Banana By-Product-Based Encapsulation Systems for Active Food Packaging), yang dikerjakann bersama Mochamad Asrofi. Hasil riset ini tengah berproses masuk ke jurnal ilmiah internasional Q1 yakni Applied Food Research Journal.

Mereka meneliti kulit yang kaya pektin dan bonggol pisang yang kaya selulosa nanokristal, dan polifenol antioksidan tinggi. Penelitian ini didasarkan pada potensi pisang di Jember dan Lumajang yang mencapai 120 ribu ton per tahun. Namun potensi tadi akan menyisakan 40 persen kulit pisang dan 25 persen bonggol pisang, yang kebanyakan berakhir hanya jadi limbah.

“Riset kita sebagai dosen Unej harus pulang ke Jember. Riset kelas dunia bukan berarti meninggalkan lokalitas. Justru kekuatan kita adalah lokalitas Jember seperti pisang, kopi, kakao, edamame. Bawa Jember ke jurnal dunia, bukan bawa jurnal dunia ke Jember,” kata Bambang, sebagaimana dilansir Humas Unej, Sabtu (17/10/2026). [wir/ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.