IKAPETE Siap Distribusikan Kader Alumni Tebuireng Jombang untuk Kepengurusan PBNU
Ringkasan Berita:
- Presnas IKAPETE menyatakan siap menyiapkan kader alumni Pesantren Tebuireng untuk mengisi kepengurusan PBNU periode mendatang apabila mendapat kepercayaan dari Ketua Umum PBNU terpilih.
- Ketua Presnas IKAPETE KH Masykuri Bakri menegaskan penentuan struktur PBNU merupakan hak prerogatif Ketua Umum PBNU, sehingga pihaknya tidak akan melakukan intervensi.
- IKAPETE terus melakukan konsolidasi jaringan alumni melalui 18 wilayah, 84 PC, serta dua PCI di Makkah dan Mesir untuk memperkuat kontribusi pembangunan bangsa.
Jombang (beritajatim.com) – Presidium Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menyatakan kesiapannya apabila kader-kader alumni Pesantren Tebuireng dilibatkan dalam kepengurusan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) hasil muktamar ke-35.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Presnas (Presidium Nasional) IKAPETE Prof. Dr. KH Masykuri Bakri usai pelantikan pengurus periode 2026-2031 yang berlangsung di masjid induk Pesantren Tebuireng, Jombang.
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, yang juga Ketua Umum PBNU, Sabtu (26/9/2026).
Menurut KH Masykuri Bakri, IKAPETE menghormati kewenangan Ketua Umum PBNU dalam menentukan susunan kepengurusan organisasi. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan intervensi terkait siapa saja yang akan masuk dalam struktur PBNU.
“Dari alumni Pesantren Tebuireng, kita pasrahkan semuanya kepada Ketua Umum terpili. Kita sendiri tidak akan intervensi, tapi beliau pasti akan melihat anak-anak bangsa seluruh Indonesia yang memiliki kemampuan untuk mengisi di dalam kepengurusan. Pengurus PBNU itu hak prerogatif beliau,” ujarnya.
Meski demikian, IKAPETE memastikan akan siap apabila nantinya mendapatkan amanah untuk memberikan kontribusi melalui kader-kader alumni Tebuireng. “Ketika IKAPETE dilibatkan untuk masuk di dalam jajaran pengurus, harus siap. Begitu,” lanjutnya.
KH Masykuri Bakri menjelaskan, apabila nantinya diminta memberikan rekomendasi nama-nama kader, IKAPETE telah memiliki banyak alumni dengan latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam.
“Karen memang alumni Pesantren Tebuireng ini sekarang dari di bidang kesehatan banyak, di bidang ekonomi banyak, di bidang teknokrasi banyak, dalam bidang birokrasi juga banyak, dalam bidang politisi juga banyak, dalam bidang keagamaan juga banyak, pendidikan juga banyak, lingkungan juga banyak,” katanya.

Ia menyebut keberagaman kompetensi alumni Pesantren Tebuireng menjadi modal penting dalam memberikan kontribusi di berbagai sektor, baik keagamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, birokrasi, hingga lingkungan.
Selain menyiapkan kader potensial, IKAPETE juga terus memperkuat konsolidasi organisasi melalui jaringan alumni yang tersebar di berbagai daerah. Saat ini, organisasi tersebut memiliki kepengurusan di 18 wilayah Indonesia, 84 Pengurus Cabang (PC), serta dua Pengurus Cabang Internasional (PCI) yang berada di Makkah dan Mesir.
Dengan konsolidasi tersebut, IKAPETE menargetkan jaringan alumni Pesantren Tebuireng dapat semakin berperan dalam membangun sinergi bersama Nahdlatul Ulama, pemerintah, serta berbagai organisasi masyarakat untuk mendukung pembangunan bangsa. [suf]
Link informasi : Sumber