Jaga Stabilitas Harga Pokok, Pemkab Lamongan Gencarkan Pasar Murah
Lamongan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Salah satunya dengan menggelar pasar murah.
Program yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut, sudah menyentuh sejumlah titik , antara lain Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, Desa Deketwetan, Kecamatan Deket, serta di Alun-alun Lamongan, Rabu (26/8/2026).
“Sudah jalan di beberapa titik desa dan Alhamdulillah hari ini kita berkolaborasi dengan pemerintah provinsi. Komoditas yang dibawa ada beras medium dan premium serta sembako lainnya,” kata Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik.
Komoditas yang tersedia dalam pasar murah antara lain minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih, telur, tepung terigu, serta beras premium dan medium.
Harga yang ditawarkan untuk cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, cabai rawit Rp4.000 per 100 gram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, dan bawang merah Rp6.000 per 250 gram.

Kemudian tepung terigu dijual Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp16.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp21.000 per pak, beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, serta beras medium Rp55.000 per 5 kilogram.
Anang menegaskan, kegiatan pasar murah tidak hanya dilakukan pada satu lokasi, tetapi akan terus diperluas ke berbagai desa yang membutuhkan.
“Harapan saya dari kegiatan ini stabilitas harga yang ada di Kabupaten Lamongan bisa terkendali. Langkah ini juga akan kita lanjutkan dan tidak berhenti melakukan kegiatan pasar murah di beberapa titik,” katanya.
Salah satu warga, Tarlimah, mengaku senang dengan kehadiran pasar murah, karena dapat membeli kebutuhan seperti beras, minyak, dan bumbu dapur dengan harga di bawah pasaran.
“Tadi beli beras, bawang, minyak lebih murah alhamulillah, berasnya dapatny 55 ribu, telur 21 ribu, jauh lebih murah membantu semoga lebih murah dan sering digelar,” kata Tarlimah.
Pemkab Lamongan berharap keberlanjutan pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga keseimbangan harga komoditas pangan di tingkat konsumen. (fak/but)
Link informasi : Sumber