Jatim Borong 45.839 Medali Prestasi Nasional

0

Ringkasan Berita:

  • Jawa Timur memimpin perolehan medali nasional dengan total 45.839 keping, unggul 501 medali dari Jawa Tengah.
  • Prestasi datang dari berbagai ajang, mulai bidang seni, riset, inovasi, hingga olahraga, dari jenjang SD hingga sekolah luar biasa.
  • Gubernur Khofifah dan Dindik Jatim menyoroti pentingnya ekosistem pendidikan sehat, pembinaan berjenjang, dan lingkungan belajar yang nyaman.

Surabaya (beritajatim.com) – Jawa Timur (Jatim) kokoh memimpin perolehan medali nasional lewat Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) milik Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Sebanyak 45.839 keping medali dikantongi pelajar Jatim per 12 Mei 2026.

Raihan ini membuat Jatim sukses melampaui Jawa Tengah di posisi kedua dengan selisih 501 medali. Sementara Jawa Barat dan Jakarta mengekor jauh pada urutan peringkat di bawah provinsi ujung timur Jawa tersebut.

Prestasi melimpah ini datang dari beragam ajang, mulai jenjang SD hingga sekolah luar biasa. Bidang yang disabet pun luas, tersebar dari bidang seni, riset, inovasi, sampai urusan adu ketangkasan olahraga.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian ini sebagai bukti kualitas pendidikan di wilayahnya. Ia menilai iklim belajar di Jatim kini semakin kolaboratif serta memiliki daya saing yang kuat.

“Terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah, orang tua, dan para pelajar Jawa Timur yang terus menjaga semangat berprestasi. Capaian ini menunjukkan bahwa ekosistem pendidikan di Jawa Timur tumbuh sehat,” kata Khofifah, Rabu (13/5/2026).

Khofifah juga menyoroti lonjakan prestasi pada bidang riset lewat Karya Ilmiah Remaja (KIR). Baginya, wadah ini melatih siswa berpikir kritis serta mencari solusi atas berbagai persoalan lingkungan sekitar secara kreatif.

“Melalui KIR, anak-anak kita dilatih untuk bertukar ide, melahirkan inovasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi unggul,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Aries Agung Paewai menilai kesuksesan ini lahir dari pembinaan berjenjang. Program pusat pelatihan menjadi kunci kemenangan di level nasional selama setahun belakangan.

“Jawa Timur bisa menjadi juara umum karena dilakukan pembinaan dan pelatihan secara berjenjang, termasuk melalui training center. Ini memberikan dampak signifikan terhadap capaian prestasi Jawa Timur,” ujar Aries.

Dindik Jatim juga terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan suportif. Menurut Aries, suasana belajar yang nyaman sangat berpengaruh pada fokus siswa saat mereka mengembangkan potensi diri.

“Jika berbicara mutu pendidikan, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga lingkungan belajar yang bersih dan nyaman. Dengan lingkungan yang baik, murid akan lebih fokus dalam belajar,” pungkasnya. [ipl/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.