Kaldera Bromo Belum Dibuka, TNBTS Tunggu Rekomendasi Satgas
Probolinggo (beritajatim.com) – Kawasan Kaldera Bromo hingga kini masih ditutup setelah kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Balai Besar TNBTS belum menetapkan jadwal pembukaan kembali karena masih menunggu rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, keputusan membuka kembali kawasan wisata tersebut sangat bergantung pada hasil evaluasi tim yang masih melakukan penanganan di lapangan.
“Memang pastinya kami masih menunggu informasi dari Satgas yang memang dipercaya untuk mengendalikan operasi pemadaman ini,” kata Rudijanta, Minggu (16/8/2026) siang.
Ia menjelaskan, rekomendasi dari Satgas belum menjadi satu-satunya pertimbangan. TNBTS juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sarana dan prasarana di kawasan sebelum aktivitas kembali diperbolehkan.
Menurutnya, pengecekan tersebut penting untuk memastikan tidak ada fasilitas yang mengalami kerusakan atau belum aman digunakan akibat dampak kebakaran.
“Kalau dari Satgas sudah, kita pastinya juga akan memastikan lagi sarana prasarananya apakah memang ada yang belum siap. Kita siapkan dulu,” ujarnya.
Rudijanta menegaskan, keputusan terkait pembukaan kembali kawasan Kaldera Bromo nantinya akan disampaikan oleh Menteri Kehutanan setelah seluruh proses evaluasi dilakukan.
Sementara itu, kondisi kawasan yang berada di wilayah Kabupaten Probolinggo dilaporkan relatif aman dan terkendali. Meski kobaran api tidak lagi meluas, petugas masih menemukan satu titik asap di lokasi yang memiliki medan cukup berat.
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan, pemantauan terhadap kawasan terdampak terus dilakukan secara rutin. Tim juga melakukan pemetaan kondisi wilayah setiap sore sebagai bagian dari evaluasi.
“Setiap sore kita akan memetakan data wilayah yang terdampak. Apabila tidak ada dan hasil evaluasi menunjukkan aman, melalui pertimbangan bersama nanti kita akan buka,” katanya.
Data terbaru menunjukkan, kebakaran telah menghanguskan area sekitar 1.120 hektare. Namun, luasan tersebut belum bertambah karena hingga saat ini tidak ditemukan lagi api yang bergerak dan memperluas area terdampak.
“Mulai hari kemarin kalau kita melihat tidak adanya kebakaran, jadi tidak ada penambahan. Sudah tinggal sisa-sisa yang kadang muncul asap sehingga tidak ada api yang menyebar memperluas lokasi kebakaran,” ungkapnya.
Meski situasi mulai terkendali, TNBTS masih meminta masyarakat untuk tidak menggelar kegiatan upacara di kawasan Kaldera Bromo. Untuk sementara, kegiatan tersebut disarankan dipindahkan ke lokasi lain di luar kawasan.
Aktivitas di Kaldera Bromo baru dapat kembali dilaksanakan setelah kawasan dinyatakan aman dan keputusan resmi pembukaan telah ditetapkan. (Rap)
Link informasi : Sumber