Kebakaran Cerobong Filter Serbuk Kayu PT Wahyu Daya Mulya Jombang Berhasil Dipadamkan
Ringkasan Berita:
- Kebakaran terjadi pada cerobong filter serbuk pengolahan kayu PT Wahyu Daya Mulya, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, namun berhasil dikendalikan sebelum meluas.
- Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang melakukan penanganan cepat dengan satu unit Fire Pumper Truck hingga api dinyatakan padam pada pukul 10.15 WIB.
- Kolaborasi petugas damkar dan kesiapsiagaan pihak perusahaan melalui APAR serta sistem hidran membantu mencegah kebakaran berkembang lebih besar.
Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran dilaporkan terjadi pada cerobong filter serbuk pengolahan kayu milik PT Wahyu Daya Mulya yang berlokasi di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, pada Jumat (31/7/2026). Berkat penanganan cepat dan terkoordinasi, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bagian lain di area pabrik.
Respons sigap kembali ditunjukkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Jombang dalam menangani insiden kebakaran yang terjadi di kawasan industri tersebut. Peristiwa ini bermula sekitar pukul 08.30 WIB ketika seorang karyawan pabrik melihat munculnya kobaran api dari salah satu cerobong filter serbuk hasil pengolahan kayu.
Material serbuk kayu yang mudah terbakar membuat kondisi tersebut berpotensi memicu kebakaran lebih besar apabila tidak segera ditangani. Menyadari adanya ancaman tersebut, para karyawan langsung melakukan upaya pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta sistem hidran yang tersedia di lingkungan perusahaan.
Meski upaya awal telah dilakukan, api masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan sehingga pihak perusahaan membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran dengan peralatan dan kemampuan penanganan yang lebih memadai.
Pada pukul 08.55 WIB, pihak PT Wahyu Daya Mulya kemudian menghubungi Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro. Laporan tersebut segera diteruskan kepada pimpinan sebagai dasar pelaksanaan operasi penanganan darurat.
Tidak berselang lama, pada pukul 09.00 WIB, satu unit Fire Pumper Truck beserta personel pemadam diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jombang tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB dan langsung melakukan asesmen kondisi lapangan.
Komandan Damkarla Jombang Syamsul Bahri menjelaskan bahwa petugas kemudian melakukan proses pemadaman secara menyeluruh, termasuk pembasahan pada area cerobong filter untuk memastikan tidak ada bara api tersisa maupun potensi penyalaan ulang.
“Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat lokasi berada di area industri dengan material yang mudah terbakar,” kata Syamsul Bahri, Minggu (2/8/2026).
“Berkat kerja cepat dan profesional tim pemadam, api berhasil dikendalikan hingga benar-benar padam. Setelah dilakukan pemeriksaan akhir untuk memastikan kondisi telah aman, operasi penanganan dinyatakan selesai pada pukul 10.15 WIB, dan seluruh personel kembali ke markas,” lanjutnya.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro bekerja sama dengan pihak PT Wahyu Daya Mulya, terutama para karyawan yang telah melakukan tindakan awal sebelum petugas tiba di lokasi.
Kerja sama antara perusahaan dan petugas pemadam menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Kesiapsiagaan internal perusahaan melalui ketersediaan APAR dan sistem hidran juga membantu mempercepat proses pengendalian kondisi darurat.
BPBD Kabupaten Jombang mengapresiasi langkah cepat pihak perusahaan dalam melakukan pelaporan kejadian serta pemanfaatan sarana proteksi kebakaran yang tersedia. Sistem perlindungan aktif dan respons awal yang tepat dinilai mampu mengurangi risiko kerusakan yang lebih luas.
BPBD Kabupaten Jombang juga mengimbau seluruh pelaku usaha dan pengelola kawasan industri agar melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi produksi, sistem proteksi kebakaran, serta meningkatkan kesiapan pekerja melalui pelatihan dan simulasi keadaan darurat.
Upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran, menjaga keselamatan pekerja, melindungi aset perusahaan, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. [suf]
Link informasi : Sumber