Kebakaran Hutan Jati dan Rumpun Bambu Dekat Permukiman Warga Ngawi, Api Dipadamkan 30 Menit

0

Ngawi (beritajatim.com) – Kebakaran melanda kawasan hutan jati dan rumpun bambu di Dusun Poncol, Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Minggu (9/8/2026) siang. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Partoyo mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas Pusdalops-PB BPBD Ngawi menerima laporan dari masyarakat terkait munculnya api di kawasan lahan yang berada tidak jauh dari rumah warga.

“Pusdalops BPBD Kabupaten Ngawi mendapat laporan dari warga telah terjadi kebakaran hutan jati dan rumpun bambu dekat pemukiman rumah warga,” kata Partoyo, Minggu (9/8/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ngawi segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus penanganan. Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan pemadaman agar api tidak meluas dan mendekati kawasan permukiman.

Upaya pemadaman berlangsung cepat. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB, atau kurang lebih 30 menit setelah kejadian dilaporkan.

Berdasarkan hasil penanganan dan asesmen di lokasi, luasan lahan yang terbakar diperkirakan tidak sampai 1.000 meter persegi. Meski demikian, keberadaan titik api yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman menjadi perhatian petugas karena berpotensi membahayakan warga apabila api meluas.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pemotongan terhadap pohon yang dinilai rawan tumbang sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi kejadian.

“Team TRC BPBD mendapat arahan dari petugas Pusdalops-PB untuk melaksanakan asesmen dan melakukan pemadaman api serta pemotongan pohon rawan tumbang,” ujar Partoyo.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, yakni BPBD Kabupaten Ngawi, Polri, potensi relawan, serta masyarakat sekitar. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi di sekitar lokasi kembali aman.

Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai warga yang mengalami luka akibat kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemantauan dan memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali membesar.

BPBD Ngawi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau. Lahan kering, semak, rumpun bambu, dan kawasan hutan jati dapat menjadi mudah terbakar ketika terkena sumber api. [fiq/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.