Komplotan Curanmor dan Begal Gresik Tumbang, Polisi Kembalikan Motor Korban Tanpa Biaya

0

Gresik (beritajatim.com)- Kabar menggembirakan datang bagi para korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi begal di Kabupaten Gresik. Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang meresahkan masyarakat sekaligus mengembalikan sepeda motor hasil curian kepada pemiliknya tanpa dipungut biaya.

Langkah cepat kepolisian ini mendapat apresiasi luas dari warga. Sejumlah korban yang sempat kehilangan kendaraan kini bisa kembali beraktivitas normal setelah motor mereka berhasil ditemukan dan diserahkan kembali.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pengembalian kendaraan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum kepada para korban.

“Motor ini kami kembalikan agar bisa kembali dipakai korban untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan bentuk pelayanan serta komitmen Polres Gresik dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat,” katanya, Minggu (31/5/2026).

Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah pencurian sepeda motor Suzuki Shogun bernomor polisi W 2593 MU milik Mukhamad Khamim. Kendaraan tersebut hilang saat diparkir di depan rumahnya di Jalan Panglima Sudirman Gresik.

Aksi pencurian yang terjadi pada siang hari itu terekam kamera CCTV warga sekitar. Dua pelaku terlihat membawa kabur motor menggunakan kunci palsu saat situasi lingkungan sedang sepi.

Kasus lain yang menyita perhatian publik menimpa Andy Sebastian Zaini (28), seorang pengemudi ojek online asal Surabaya.

Korban menjadi sasaran kekerasan setelah dipukul menggunakan pipa besi oleh penumpangnya sendiri di kawasan Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Scoopy milik korban.

Berkat gerak cepat Unit Reskrim Polsek Menganti, pelaku bernama Rohan (33) berhasil ditangkap di kawasan Semampir, Surabaya, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasus curanmor selanjutnya terjadi di Jalan Akim Kayat Gresik. Korban Muhammad Ilyas (30) harus kehilangan sepeda motor Honda Scoopy setelah kunci kontak tertinggal di kendaraan.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh pelaku, Heri Setiawan (28), untuk membawa kabur motor korban. Namun, aksi pelaku tidak berlangsung lama. Berkat pengejaran korban bersama warga dan kesigapan anggota Polsekta Gresik, pelaku berhasil diringkus di sekitar lampu merah Nippon Paint.

Penyerahan kendaraan berlangsung penuh haru. Para korban mengaku bersyukur karena kendaraan mereka berhasil ditemukan dalam kondisi baik dan dapat kembali digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Terima kasih banyak Polres Gresik yang sudah dengan cepat menangkap pelakunya dan mengembalikan motor kami tanpa dipungut biaya. Pesan saya kepada masyarakat, untuk selalu hati-hati dan menjaga kendaraan bermotor agar tidak menjadi korban,” ujar Mukhamad Khamim.

AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang masih kerap terjadi.

Warga diminta selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan serta memastikan kunci kontak tidak tertinggal di motor guna meminimalisir risiko tindak kejahatan curanmor. [dny/aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.