Kunjungan Makam Bung Karno Blitar Naik 156,8 Persen, Ziarah Malam Mulai Ramai

0

Ringkasan Berita:

  • Kunjungan ke Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar mencapai 21.031 orang sepanjang Agustus 2026.
  • Jumlah tersebut naik 12.840 pengunjung atau 156,8 persen dibanding Agustus 2025 yang mencatat 8.191 orang.
  • Sebanyak 2.529 pengunjung tercatat melakukan ziarah pada malam hari setelah kawasan MBK dibuka selama 24 jam.
  • Disbudpar Kota Blitar akan memperkuat pelayanan, kenyamanan, keamanan, serta penataan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan makam.

Blitar (beritajatim.com) – Jumlah kunjungan ke kawasan Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar melonjak hingga 21.031 orang sepanjang Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh 156,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, salah satunya ditopang mulai ramainya aktivitas ziarah pada malam hari setelah kawasan makam dibuka 24 jam.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, kunjungan MBK pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 8.191 orang. Artinya, terjadi penambahan 12.840 pengunjung dalam setahun.

Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rieke Rahmawati, mengatakan realisasi kunjungan Agustus 2026 mencapai 2,57 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Realisasi kunjungan Agustus tahun ini mencapai 2,57 kali lipat dibanding tahun lalu. Ini peningkatan yang sangat signifikan untuk pariwisata sejarah di Kota Blitar,” kata Rieke pada Rabu (2/9/2026).

Salah satu perubahan yang terlihat setelah operasional kawasan MBK dibuka 24 jam adalah meningkatnya aktivitas ziarah pada malam hari. Dari total 21.031 kunjungan selama Agustus, sebanyak 2.529 orang tercatat berziarah pada rentang waktu malam.

Jumlah tersebut menyumbang sekitar 12 persen dari keseluruhan kunjungan selama Agustus 2026. Menurut Rieke, kebijakan operasional 24 jam memberikan alternatif waktu bagi masyarakat yang ingin berziarah ke kompleks makam Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

“Wisatawan kini tidak lagi menumpuk di jam siang atau sore hari. Kunjungan malam mulai membentuk porsi tersendiri dan menjadi pilihan favorit baru bagi rombongan peziarah dari luar daerah,” terangnya.

Pembukaan akses hingga malam hari juga memberikan kemudahan bagi wisatawan dari luar daerah yang baru tiba di Kota Blitar pada malam hari. Kondisi tersebut turut dirasakan Nanik, wisatawan asal Batu, Malang.

“Pastinya senang karena sekarang bisa berziarah pada malam hari. Saya kan dari Batu, Malang tadi muter muter dulu baru berziarah ke Makam,” ungkap Nanik.

Lonjakan kunjungan tersebut dinilai berpotensi memberikan efek berganda bagi aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan MBK. Meningkatnya kunjungan hingga malam hari membuka peluang bagi pelaku UMKM, pedagang oleh-oleh, penyedia jasa transportasi, pengelola penginapan, hingga usaha kuliner lokal.

Disbudpar Kota Blitar pun menyatakan akan memanfaatkan peningkatan kunjungan tersebut sebagai momentum untuk membenahi infrastruktur dan tata kelola kawasan MBK.

“Lonjakan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat kualitas pelayanan, aspek kenyamanan, hingga sistem keamanan kawasan. Penataan aktivitas ekonomi warga sekitar juga terus kami maksimalkan agar dampak kesejahteraannya makin terasa,” pungkas Rieke.

Dengan jumlah 21.031 kunjungan selama Agustus 2026, kawasan Makam Bung Karno mencatat pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Di saat yang sama, pola kunjungan juga mulai bergeser dengan munculnya aktivitas ziarah malam yang menyumbang sekitar 12 persen dari total kunjungan setelah kawasan MBK beroperasi selama 24 jam. [owi/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.