Libatkan Bank Sampah Berkah, EMCL dan YDTI Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini

0

Bojonegoro (beritajatim.com) – Puluhan siswa SDN Sudu 2, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mempraktikkan metode tak biasa dalam mempelajari kepedulian lingkungan. Tak sekadar duduk manis menyimak penjelasan guru di dalam kelas, para murid diajak mengasah kedisiplinan memilah jenis sampah lewat serangkaian arena permainan interaktif pada Kamis (3/9/2026).

Mulai dari permainan estafet sampah, loncat sampah, hingga papan urai sampah disajikan seru di halaman sekolah guna mengenalkan perbedaan kategori limbah organik dan anorganik.

Kegiatan edukatif ini merupakan bagian dari Program Kampanye Praktik Baik Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Komunitas Aliran Sungai yang digagas oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI).

Kepala SDN Sudu 2, Ana Nur Resjatiningsih, menyampaikan bahwa konsep belajar sambil bermain terbukti ampuh mempercepat pemahaman para siswa untuk menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini.

“Ketika anak-anak paham cara memilah sampah sejak dini, mereka membawa kebiasaan baik ini ke rumah,” ujar Ana Nur Resjatiningsih.

Sementara itu, Manager Program YDTI, Rudy Susilo, menjelaskan bahwa institusi sekolah menjadi fondasi utama dalam mengikis kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan.

Rudy menambahkan, sampah anorganik yang berhasil dipilah dari sekolah maupun rumah tangga nantinya bakal disetorkan ke Bank Sampah Berkah yang beroperasi di Desa Sudu agar mendatangkan nilai ekonomis.

“Ada rantai manfaat yang saling mendukung,” kata Rudy Susilo.

Di sisi lain, Penanggung Jawab Program Kemasyarakatan EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy (Malik), menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah penumpukan sampah domestik yang mencemari kawasan permukiman dan bantaran sungai.

“Pengelolaan sampah yang tepat sejak dari rumah tangga dan sekolah akan mengurangi beban limbah ke lingkungan,” tegas Malik.

Malik juga menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi hangat masyarakat sekitar yang turut menjaga kelancaran serta keamanan aktivitas operasional objek vital nasional di Lapangan Banyu Urip.

“Operasi migas negara dalam memproduksi minyak nasional di Lapangan Banyu Urip berlangsung aman dan selamat berkat dukungan masyarakat,” pungkasnya. [fif/ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.