Merdeka di Jatim Park 3, Menyusuri Sejarah dan Budaya Indonesia Lewat Wisata

0

Ringkasan Berita:

  • Jatim Park 3 menghadirkan sejumlah pengalaman bertema kemerdekaan selama Agustus 2026.
  • Pengunjung dapat mengenal WR Supratman, Soekarno, Gesang, serta kekayaan alat musik tradisional Nusantara.
  • Museum Musik Dunia menghadirkan Challenge Interaksi Musik dengan kesempatan memperoleh promo tiket.
  • Rangkaian tersebut memadukan rekreasi, sejarah, budaya, dan aktivitas interaktif untuk keluarga serta generasi muda.

Malang (beritajatim.com) – Momen datangnya bulan Agustus bagi Bangsa Indonesia selalu dimaknai sebagai refleksi kemerdekaan. Tahun ini semua warga termasuk salah satu wahana wisata terbesar di Indonesia, Jatim Park 3 merayakan hari ulang tahun ke 81 Republik Indonesia.

Di sejumlah wahana, Jatim Park 3 menjaga semangat penuh nasionalisme karena memiliki sejumlah theme park syarat dengan spirit kebangsaan. Konsep ini membawa pengunjung bisa merasakan serba – serbi merdeka di Jatim Park dengan suka cita.

Mendengar Indonesia Raya di Spot WR. Supratman Museum Musik Dunia Jatim Park 3

Museum Musik Dunia Jatim Park 3 yang menghadirkan sosok Wage Rudolf Supratman sekaligus memperkenalkan kembali sejarah lagu kebangsaan Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian menarik dalam pengalaman merdeka di Jatim Park, terutama bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah melalui pendekatan yang lebih dekat dan visual.

Foto BeritaJatim.com
Spot WR Supratman di Jatim Park 3

Spot WR. Supratman menampilkan patung Wage Rudolf Supratman sebagai tokoh utama yang mengingatkan pengunjung pada sosok pencipta Indonesia Raya. Di area yang sama, pengunjung juga dapat menemukan teks lagu Indonesia Raya secara lengkap dalam tiga bait.

Penyajian tersebut memberikan kesempatan untuk mengenal salah satu bagian penting dari sejarah kebangsaan sekaligus memahami sosok yang berada dibalik terciptanya lagu tersebut. Pengalaman di spot ini kemudian menjadi lebih khas ketika suara Indonesia Raya tiga bait diperdengarkan melalui konsep radio antik.

Suara yang seolah berasal dari radio masa lalu menciptakan atmosfer historis dan membuat pengunjung dapat membayangkan suasana dari masa ketika perjalanan kebangsaan Indonesia sedang berkembang. Konsep tersebut menjadi pembeda karena pengunjung tidak sekadar melihat informasi sejarah dalam bentuk tulisan, tetapi juga diajak merasakan suasana melalui elemen audio.

Melalui Spot WR. Supratman, pengunjung dapat mengenal hubungan antara tokoh dan karya tersebut dengan cara yang lebih sederhana, terutama bagi anak-anak dan pelajar yang mungkin baru pertama kali mendapatkan pengenalan mengenai sejarah pencipta lagu kebangsaan secara langsung.

Mengenal Tokoh Indonesia Lewat Spot Bersejarah di The Legend Star

Spot Istana Merdeka menghadirkan suasana yang terinspirasi dari bangunan kenegaraan dengan berbagai patung lilin tokoh penting di dalamnya. Pengunjung dapat menjumpai figur para presiden Indonesia hingga sejumlah tokoh mancanegara dalam satu area.

Foto BeritaJatim.com
Spot The Legend Star Jatim Park 3

Kehadiran figur-figur tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenali sosok yang selama ini mungkin hanya ditemui melalui buku sejarah, pemberitaan, maupun berbagai sumber informasi lainnya. Sejumlah spot foto dibuat dengan nuansa klasik dan dilengkapi properti tematik yang dapat digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen.

Karena berada di area entrance, Istana Merdeka juga menjadi salah satu titik yang dapat langsung dijumpai ketika pengunjung mulai memasuki The Legend Stars Park. Pengelola menyiapkan informasi yang dapat membantu pengunjung mengenal lebih jauh tokoh-tokoh yang ditampilkan.

Pendekatan seperti ini membuat kunjungan terasa lebih bermakna, khususnya bagi keluarga yang ingin mengenalkan tokoh-tokoh penting Indonesia kepada anak-anak dengan cara yang lebih dekat dan visual. Momentum Agustus menjadi waktu yang relevan untuk melihat kembali ruang tersebut.

Dalam rangkaian Merdeka di Jatim Park, Istana Merdeka menjadi salah satu titik kunjungan yang menghubungkan suasana rekreasi dengan pengenalan terhadap tokoh dan perjalanan bangsa. Pengunjung dapat menikmati berbagai spot yang tersedia sekaligus membawa pulang pengetahuan baru mengenai figur-figur yang memiliki peran dalam sejarah Indonesia maupun dunia.

Soekarno Corner Legend Star

Nama Soekarno tidak dapat dipisahkan dari perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan. Sosok yang dikenal sebagai Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia tersebut memiliki perjalanan hidup yang lekat dengan berbagai momentum penting dalam sejarah bangsa.

Foto BeritaJatim.com
Spot Soekarno di The Legend Star

Semangat itu dihadirkan kembali melalui Soekarno Corner di The Legend Stars Park, sebuah area yang berada di kawasan entrance dan mengangkat sosok Soekarno melalui replika kediamannya di Blitar. Kehadirannya menjadi bagian dari pengalaman merdeka di Jatim Park yang mengajak pengunjung mengenal sejarah melalui pendekatan visual dan suasana tematik.

Soekarno Corner menghadirkan patung lilin Ir. Soekarno sebagai pusat perhatian. Figur tersebut ditempatkan dalam suasana yang terinspirasi dari replika kediaman Soekarno di Blitar, Istana Gebang. Konsep tersebut memberikan nuansa yang berbeda karena pengunjung tidak hanya melihat sosok sang Proklamator, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai lingkungan yang berkaitan dengan perjalanan hidupnya.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membuat pengunjung dapat mengenal Soekarno dari sisi yang lebih personal. Melalui replika Istana Gebang, patung lilin, serta informasi yang tersedia, kami berharap generasi muda dapat memahami perjalanan hidup dan perjuangan beliau sekaligus melihat kembali nilai-nilai yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia,” ujar Manajer Operasional The Legend Stars Park, Andik Fijayanto.

Mengenal Kekayaan Musik Nusantara di Museum Musik Dunia Jatim Park 3

Jauh sebelum musik modern berkembang seperti sekarang. Berbagai daerah di Nusantara telah memiliki alat musik dengan bentuk, karakter suara, dan cara memainkan yang berbeda. Kekayaan tersebut dapat ditemukan dalam Spot Indonesia di Museum Musik Dunia, Jatim Park 3, yang menghadirkan sejumlah alat musik tradisional sebagai bagian dari perjalanan mengenal budaya bangsa. Berkunjung ke area ini dapat menjadi salah satu cara memaknai merdeka di Jatimpark melalui kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.

Foto BeritaJatim.com
Alat Musik Tradisional Indonesia di Museum Musik Dunia

Spot Indonesia mempertemukan berbagai alat musik tradisional dari sejumlah daerah dalam satu ruang. Pengunjung dapat melihat rindik, gamelan, sapek, kecapi, seruling, hingga gula gending. Masing-masing memiliki bentuk dan karakter yang berbeda, memperlihatkan betapa beragamnya tradisi musik yang berkembang di berbagai wilayah Indonesia.

Keberagaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri ketika koleksi dilihat secara berdampingan. Rindik misalnya, memiliki bentuk yang khas dan menjadi bagian dari tradisi musik Bali. Sementara gamelan dikenal luas sebagai salah satu perangkat musik tradisional yang memiliki kedekatan dengan kebudayaan Jawa dan Bali. Ada pula sapek, alat musik petik yang lekat dengan tradisi masyarakat Dayak di Kalimantan, serta kecapi dan seruling yang hadir dalam berbagai bentuk dan tradisi musik di Nusantara.

Tidak berhenti pada melihat koleksi, pengunjung juga memiliki kesempatan untuk mencoba memainkan rindik dan gamelan. Aktivitas tersebut memberikan pengalaman yang lebih interaktif karena pengunjung dapat merasakan secara langsung bagaimana alat musik tradisional menghasilkan bunyi. Bagi anak-anak, kesempatan mencoba alat musik dapat menjadi pengalaman awal untuk mengenal kebudayaan Indonesia melalui aktivitas yang sederhana dan menyenangkan.

Adu Musik Berhadiah Tiket

Tahun ini, Museum Musik Dunia menghadirkan cara yang lebih interaktif untuk merayakan momentum tersebut melalui Challenge Interaksi Musik, sebuah tantangan yang mengajak pengunjung memainkan alat musik dengan membawakan lagu nasional.

Foto BeritaJatim.com
Adu musik di Museum Musik Dunia

Program yang menjadi bagian dari rangkaian Merdeka di Jatim Park ini berlangsung di Museum Musik Dunia selama periode 1–31 Agustus 2026, khusus setiap Sabtu dan Minggu. Pengunjung yang mampu memainkan alat musik yang tersedia dengan lagu nasional berkesempatan mendapatkan penawaran tiket regular Museum Musik Dunia beli 2 gratis 1.

Tantangan ini menjadi salah satu aktivitas yang dapat melengkapi kunjungan sekaligus menghadirkan cara berbeda untuk mengenal semangat kemerdekaan melalui musik. Challenge Interaksi Musik menggunakan dua alat musik yang telah disiapkan, yaitu gitar dan drum.

Peserta kemudian diminta memainkan salah satu alat musik tersebut dengan membawakan lagu nasional. Pilihan lagunya bersifat random, sehingga peserta tidak mengetahui lagu yang akan dimainkan sebelumnya. Dengan durasi sekitar satu menit, tantangan berlangsung singkat, tetapi tetap membutuhkan keberanian, kemampuan bermusik, dan kesiapan peserta untuk mengikuti alunan lagu yang diberikan.

Suasana tantangan dibuat lebih menarik karena pengunjung tidak hanya menjadi penonton. Peserta dapat langsung mengambil posisi di depan alat musik dan menunjukkan kemampuan mereka dalam waktu yang telah ditentukan.

Bagi yang terbiasa memainkan gitar atau drum, momen ini dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di hadapan pengunjung lain. Sementara bagi peserta yang belum terlalu mahir, tantangan tersebut bisa menjadi pengalaman baru untuk mencoba memainkan alat musik dalam suasana yang lebih santai dan meriah.

Mengenal Gesang Sang Maestro Kroncong

Sebuah lagu dapat membawa cerita jauh melampaui masa ketika pertama kali diciptakan. “Bengawan Solo” menjadi salah satu contohnya. Lagu karya Gesang tersebut telah melekat dalam perjalanan musik Indonesia dan dikenal luas sebagai bagian dari warisan musik keroncong. Kisah sang pencipta kini dapat dikenali lebih dekat melalui Spot Gesang yang berada di Museum Musik Dunia, sekaligus menjadi salah satu ruang yang menarik untuk dikunjungi dalam rangkaian merdeka di Jatim Park.

Foto BeritaJatim.com
Spot Gesang di Museum Musik Dunia

Spot Gesang menghadirkan berbagai koleksi yang berkaitan dengan kehidupan dan perjalanan sang maestro keroncong. Di area ini, pengunjung dapat melihat blangkon, kopiah, tongkat, cello, kontra bass, becak, dua kendang, hingga biola. Kehadiran benda-benda tersebut memberikan gambaran yang lebih dekat mengenai sosok Gesang sekaligus memperlihatkan hubungan antara kehidupan, budaya, dan musik yang berkembang di Indonesia.

Manajer Operasional Museum Musik Dunia, Mulyadi menyampaikan bahwa keberadaan koleksi Gesang menjadi bagian dari upaya mengenalkan tokoh dan perjalanan musik Indonesia kepada masyarakat melalui pengalaman berkunjung yang lebih dekat dengan objek.

“Gesang merupakan salah satu tokoh yang memiliki tempat penting dalam perjalanan musik Indonesia. Melalui koleksi yang kami hadirkan, pengunjung dapat mengenal sosok beliau sekaligus melihat bagaimana musik keroncong menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Kami berharap cerita tersebut dapat terus dikenal oleh generasi muda,” ujar Mulyadi.

Bagi pelajar dan keluarga, Spot Gesang juga dapat menjadi titik kunjungan yang membuka pembahasan mengenai sejarah musik Indonesia. Koleksi yang terlihat secara langsung dapat menjadi pengantar untuk mengenal keroncong, perjalanan seorang musisi, serta karya-karya yang bertahan lintas generasi. Pengalaman seperti ini membuat kunjungan ke museum memiliki sisi pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tentang Kolaborasi Jatim Park Group x Wonderful Indonesia

Jawa Timur Park Group merupakan mitra resmi dalam Program Co-Branding Wonderful Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Melalui kolaborasi ini, perusahaan berkomitmen memperkuat promosi destinasi wisata Indonesia melalui komunikasi yang terintegrasi, penggunaan identitas Wonderful Indonesia sesuai brand guideline, serta berbagai aktivasi kolaboratif yang mendukung peningkatan citra pariwisata nasional. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Jawa Timur Park Group secara konsisten mengoptimalkan berbagai kanal komunikasi digital untuk memperluas jangkauan promosi dan mendukung positioning Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia. [ADV/luc/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.