Mini Soccer Makin Digandrungi, Tenaga Kesehatan Surabaya Gelar Turnamen untuk Kampanyekan Hidup Sehat
Surabaya (beritajatim.com) – Tren gaya hidup sehat di kalangan pekerja kantoran terus berkembang. Salah satu olahraga yang kini semakin diminati adalah mini soccer. Fenomena tersebut terlihat dalam turnamen mini soccer antarpegawai rumah sakit dan instansi kesehatan se-Surabaya yang tengah berlangsung.
Turnamen swadaya tersebut diikuti delapan tim perwakilan instansi kesehatan di Surabaya, di antaranya Prodia, Rumah Sakit Primer, dan Rumah Sakit Paru.
Ketua Panitia dari Prodia, George Erik Gunawan, mengatakan kompetisi ini berawal dari turnamen futsal internal yang digelar pada Desember 2024. Tingginya antusiasme peserta serta berkembangnya tren olahraga membuat penyelenggara mengubah format pertandingan menjadi mini soccer.
“Tujuan kami sebenarnya adalah karena kita ini orang kesehatan, ya kita harus mulai dari diri sendiri dulu untuk memberi contoh. Lewat mini soccer ini, kita ingin mengampanyekan ke masyarakat, ‘Ayo, kita hidup sehat!’” ujar Erik saat ditemui di Lapangan Mini Soccer Bay Arena, Surabaya, Sabtu malam (27/6/2026).
Selain mengampanyekan pola hidup sehat, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antarrekanan rumah sakit di Surabaya.
“Jadi dibandingkan dengan gelaran pertama di tahun-tahun sebelumnya yang hanya diikuti oleh sedikit peserta, tahun ini jumlah tim yang bergabung meningkat drastis. Bahkan, Erik mengakui bahwa sebenarnya masih banyak peminat dari rumah sakit lain yang ingin mendaftar namun belum sempat merespons. Banyaknya desakan dan pertanyaan dari rekan sejawat membuat panitia sudah mulai merencanakan kompetisi serupa untuk tahun depan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan atmosfer persaingan, turnamen menggunakan regulasi standar mini soccer dengan sistem grup. Setiap tim bertanding di fase penyisihan, dan hanya juara grup serta runner-up yang berhak melaju ke babak semifinal.
Melalui kompetisi swadaya tersebut, para tenaga kesehatan berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi dapat berkembang menjadi kompetisi resmi yang digelar secara rutin setiap tahun.
Sementara itu, salah satu peserta dari Rumah Sakit Waron Surabaya, Jovano, mengatakan mini soccer kini menjadi olahraga yang tengah populer di kalangan tenaga kesehatan, selain padel.
“Selain padel, mini soccer ini yang eh lagi naik daun. Jadi mungkin ada juga dari teman-teman yang lain di olahraga lain, cuma kita ini kumpulkan yang bener-bener satu hobi. Mungkin dulunya kita dari futsal, sekarang ada fasilitas mini soccer, kita sekarang beralih ke mini soccer.”
“Kita sangat excited. Eh kalau dibilang, di grup kita juga eh terlumayan lumayan berat, yang pernah kita sparing-sparing juga sebelumnya. Mereka juga enggak mau kalah, ya hari ini eh pokoknya yang intinya kita enggak nyari menang, pokoknya kita cari eh solid bareng, eh kumpul bareng, pokoknya sehat bareng,” tutupnya. (way/kun)
Link informasi : Sumber