Momen Sungkem Sang Ibu: Di Balik Amanah Kapolda Jatim, Ada Bakti Seorang Anak
Surabaya (beritajatim.com) — Prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Markas Polda Jatim, Minggu (11/10/2026), berlangsung penuh haru.
Di antara deretan kehormatan, pedang pora, dan atraksi budaya, momen yang paling menyentuh hati adalah ketika jenderal berpangkat bintang dua itu mendorong kursi roda ibunda tercinta, lalu bersimpuh melakukan sungkem.
Di hadapan para pejabat utama, para Kapolres, dan ratusan personel yang hadir, Irjen Pol Dekananto didampingi orang tuanya. Ia perlahan mendekatkan kursi roda sang ibu, lalu duduk bersimpuh di hadapannya — sebuah tanda bakti dan penghormatan sederhana namun bermakna mendalam.
Momen personal itu menjadi awal perjalanan kepemimpinannya memimpin kepolisian terbesar kedua di Indonesia. Dalam sambutannya, Irjen Pol Dekananto mengawali dengan rasa syukur sekaligus kerendahan hati.
“Kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan akan melanjutkan program-program positif yang telah dibangun pendahulunya, Irjen Pol Nanang Avianto. Namun, ada satu hal yang ingin ia tekankan: kehadiran kepolisian harus terasa lebih dekat dan humanis.
“Kami ingin Polda Jawa Timur semakin humanis, dekat dengan masyarakat, dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Jika ada yang kurang berkenan, saya mohon maaf dan mohon koreksi. Kami siap mendengar dan memperbaiki,” tuturnya.
Di antara prioritas yang diembannya, pemberantasan peredaran obat keras daftar G menjadi salah satu fokus utama. Ia melihat betapa bahayanya zat tersebut bagi generasi muda, pemicu tawuran dan gangguan keamanan. “Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan terlarang ini,” tegasnya.
Di akhir sambutan, ia kembali memohon dukungan warga. “Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur.”
Sebuah momen sungkem kepada orang tua mengingatkan semua orang: di balik seragam dan pangkat, seorang pemimpin tetap adalah anak yang berbakti. Semoga bakti itu juga tercurah untuk seluruh masyarakat yang ia pimpin. [uci/suf]
Link informasi : Sumber