OJK Kediri Perkuat Sinergi Media untuk Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

0

Ringkasan Berita

  • OJK Kediri menggelar Media Gathering 2026 di Bali dengan tema penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.
  • Media dinilai sebagai mitra strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
  • OJK menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor jasa keuangan, pelaku usaha, dan media.
  • Kegiatan diharapkan menjadi referensi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah kerja OJK Kediri.
  • OJK Kediri Dorong Sinergi Media dalam Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kediri (beritajatim.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri dalam kegiatan Media Gathering Tahun 2026 yang mengusung tema “Sinergi Membangun Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Berdaya” di Bali, Kamis (11/6/2026).

Menurut Ismirani, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang membutuhkan dukungan ekosistem yang kuat, mulai dari akses pembiayaan, layanan keuangan yang inklusif, hingga kolaborasi lintas sektor.

Media Jadi Mitra Strategis OJK
Dalam sambutannya, Ismirani menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini berperan penting dalam menyebarluaskan informasi terkait sektor jasa keuangan kepada masyarakat.

Ia menilai berbagai program OJK, mulai dari peningkatan literasi keuangan, penguatan inklusi keuangan, hingga pelindungan konsumen, dapat tersampaikan secara luas berkat dukungan media.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan, kerja sama, dan profesionalisme rekan-rekan media dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif,” ujar Ismirani.

Menurutnya, hubungan antara OJK dan media bukan sekadar hubungan kelembagaan, melainkan kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan, keterbukaan, dan tujuan bersama untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Butuh Ekosistem Kuat
Kegiatan Media Gathering 2026 dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara media dan regulator dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program yang berkaitan dengan pengembangan sektor ekonomi kepada masyarakat secara luas.

“Sinergi yang kita bangun bersama media adalah kunci agar kebijakan pengembangan ekonomi daerah dapat tersampaikan dengan baik, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya bagi ekonomi regional,” ujar Parjiman.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan daerah yang tengah berupaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Belajar dari Keberhasilan Bali
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, memaparkan strategi Pemerintah Provinsi Bali dalam membangkitkan sektor pariwisata pascapandemi COVID-19.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi antar sektor ekonomi yang saling mendukung.

Sementara itu, Asisten Direktur Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Provinsi Bali, I Gusti Bagus Adi Wijaya, menjelaskan peran penting sektor jasa keuangan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui dukungan pembiayaan, akses layanan keuangan, serta penguatan kapasitas usaha, sektor jasa keuangan dinilai mampu menjadi salah satu fondasi pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Referensi Pengembangan Ekonomi Daerah
Selain sesi diskusi dan pemaparan materi, peserta juga melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata di Bali untuk mempelajari praktik pengembangan pariwisata berbasis kolaborasi yang telah diterapkan secara sukses.

Pengalaman dan pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah kerja OJK Kediri, yang meliputi eks-Karesidenan Kediri dan eks-Karesidenan Madiun.

OJK Kediri menilai penguatan akses keuangan, pengembangan ekosistem usaha, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Komitmen Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan
Ke depan, OJK Kediri menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara regulator, media, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan sektor jasa keuangan, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah kerja OJK Kediri diharapkan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. [nm/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.