Pemkab Mojokerto Peringati Hari Jadi ke-733, Fokus Pembangunan Merata dan Kesejahteraan Rakyat

0

Ringkasan Berita:

  • Pemkab Mojokerto memanfaatkan Hari Jadi ke-733 untuk menekankan pembangunan merata dan kesejahteraan masyarakat, dengan target pembangunan sembilan proyek strategis 2026.
  • Indikator makro daerah menunjukkan tren positif: IPM 77,46%, pertumbuhan ekonomi 5,56%, pengangguran 3,49%, kemiskinan 8,79%, dan angka harapan hidup 75,28 tahun.
  • Kabupaten Mojokerto meraih sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk WTP ke-11 dari BPK, Kabupaten Layak Anak kategori Nindya, dan Innovation Government Award kategori Sangat Inovatif.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto memanfaatkan momentum Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 untuk memaparkan capaian pembangunan dan arah kebijakan strategis ke depan.

Mengusung tema ‘Mojokerto Berdaya, Rakyat Sejahtera, Pembangunan Merata’, peringatan tahun ini menitikberatkan pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, yang akrab disapa Gus Barra, memimpin upacara peringatan di halaman Pendapa Graha Maja Tama (GMT). Dalam sambutannya, Gus Barra menegaskan perlunya pemerintah daerah bekerja lebih efektif dan efisien di tengah tantangan global yang masih memengaruhi berbagai sektor kehidupan.

“Efisiensi bukan berarti mengurangi semangat berkarya, melainkan memastikan bahwa setiap sumber daya yang kita miliki dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto. Sejumlah indikator makro daerah menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025,” ungkapnya, Sabtu (9/5/2026).

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto tercatat mencapai 77,46 persen. Pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,56 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,49 persen. Angka kemiskinan tercatat 8,79 persen dengan indeks gini 0,315, dan angka harapan hidup masyarakat mencapai 75,28 tahun.

Di sektor fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami peningkatan signifikan, dari Rp851,7 miliar pada Perubahan APBD 2025 menjadi target Rp881,7 miliar pada 2026. Pemkab Mojokerto juga menyiapkan sembilan proyek strategis untuk 2026, termasuk peningkatan Bendung Wonokerto Tahap II, rekonstruksi Jalan Pekukuhan–Ngoro, pelebaran ruas jalan strategis, pembangunan Jembatan Sumberkembar IV, dan rehabilitasi fasilitas kesehatan serta olahraga.

Gus Barra menekankan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik legislatif, eksekutif, maupun masyarakat. Diperlukan kerja sama harmonis antara legislatif dan eksekutif serta partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan.

Foto BeritaJatim.com
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 di halaman Pendapa GMT. [Foto : ist]

Selain itu, sejumlah penghargaan diraih Kabupaten Mojokerto selama masa kepemimpinan Gus Barra dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, antara lain mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kali berturut-turut dari BPK, Kabupaten Layak Anak kategori Nindya, Innovation Government Award (IGA) kategori Kabupaten Sangat Inovatif, Kabupaten Sehat kategori Padapa, dan UHC Award kategori Pratama.

Peringatan Hari Jadi ke-733 berlangsung meriah dengan nuansa budaya Majapahit. Berbagai pertunjukan seni budaya ditampilkan, mulai dari musik kolosal keroncong, Tari Banjaran Majapahit, parade hasil bumi dan peternakan unggulan, hingga replika kapal tempo dulu yang memikat tamu undangan.

Hadir pula Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, dan sejumlah mantan Bupati Mojokerto. [tin/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.