Ekonomi Kreatif Subsektor Aplikasi dan Gim Meningkat 18 Persen
Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengungkapkan, pertumbuhan subsektor aplikasi dan gim/game meningkat 18,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tentu pertumbuhan ini menjadi sangat signifikan dengan menyerap tenaga kerja yang didukung program dari Kementerian Ekraf untuk meningkatkan investasi.
“Pendekatan yang dibutuhkan yaitu melalui kolaborasi Pemerintah dan stakeholder dalam mengakselerasi dan mengkomersialisasi dengan baik sehingga semakin banyak gim-gim Indonesia yang masuk ke pasar global,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky saat menghadiri Hari Game Indonesia (HARGAI) ke-10 di Garuda Sparks Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta.
Dia menegaskan, penguatan industri gim tidak cukup hanya melalui pengembangan talenta dan produksi gim, tetapi perlu diikuti perluasan akses pasar dan promosi. Kementerian Ekraf telah mendorong pengenalan gim lokal melalui berbagai program, termasuk menampilkan sembilan gim lokal di Games Corner Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Selain itu, membawa 10 gim lokal ke ajang _Gameseed_ untuk membuka peluang pasar internasional.
“Tentu pemerintah hadir melalui Kementerian Ekraf, Komdigi, Kemendag, serta kolaborasi berkelanjutan dengan asosiasi, termasuk AGI dan APIBGI untuk mendukung semakin kuatnya gim Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga untuk mendunia. Kami optimis bahwa gim lokal bisa memiliki ekosistem yang semakin sehat dan mempunyai multiplier effect ekonomi,” ujar Menteri Teuku Riefky
Menteri Ekraf turut didampingi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam, Direktur Gim, Luat Sihombing, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang Kejora Mallarangeng. (hen/but)
Link informasi : Sumber