Pemprov Jatim Dorong Esports Jadi Wadah Positif bagi Pelajar, Siap Bina Atlet Sejak Dini
Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mendorong esports menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan meraih prestasi. Pemprov juga menyatakan kesiapan mendukung pembinaan atlet esports sejak jenjang SD, SMP hingga SMA.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur, Hadi Wawan, saat menghadiri Final Playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) di Jatim Expo Surabaya, Minggu (8/11/2026).
“Kami siap untuk melapis bagaimana pelajar-pelajar mulai tingkat SD, SMP, SMA untuk terus bisa membina,” ujar Hadi Wawan.
Menurutnya, perkembangan esports perlu mendapat perhatian karena memiliki potensi besar sebagai cabang olahraga prestasi. Kegemaran anak muda bermain game dapat diarahkan menjadi kegiatan positif melalui kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan.
Hadi Wawan juga menyampaikan terima kasih kepada Moonton yang telah memilih Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan Final Playoff MPL. Ia mengapresiasi konsistensi pengembang Mobile Legends tersebut dalam menghadirkan turnamen esports di Jawa Timur.
Ia menilai, kehadiran turnamen seperti MPL turut memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa esports bukan sekadar aktivitas bermain game, melainkan olahraga yang membutuhkan kemampuan, strategi, kerja sama tim, dan kedisiplinan.
Karena itu, Pemprov Jatim membuka peluang kolaborasi dengan Moonton dan komunitas esports untuk menjaring serta membina atlet muda sejak usia sekolah.
Pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet esports asal Jawa Timur yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional, termasuk memperkuat kontingen Indonesia pada ajang Asian Games.
Selain pembinaan atlet, Pemprov Jatim juga berharap Surabaya ke depan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah turnamen esports berskala internasional yang digelar Moonton, seperti M Series atau kejuaraan dunia Mobile Legends lainnya.
Hadi Wawan menilai, kehadiran kompetisi internasional dapat memperkuat ekosistem esports di Surabaya, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi atlet lokal untuk berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Hadi Wawan hadir mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia juga menyampaikan salam dari jajaran pimpinan Pemprov Jatim yang berhalangan hadir.
“Ibu Gubernur sebenarnya menyampaikan salam hormat buat kita semua di sini. Pak Wagub juga demikian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Wakil Gubernur Jawa Timur juga memiliki perhatian terhadap penyelenggaraan kegiatan esports, namun tidak dapat menghadiri pertandingan karena agenda lain.
“Pak Wagub biasanya tidak mau ketinggalan, pasti beliau hadir. Tapi karena ada kegiatan diklat, beliau tidak bisa hadir dan menugaskan kami. Pak Sekda juga demikian,” pungkasnya. (har)
Link informasi : Sumber