Polres Jombang Perkuat Kesiapan Pengamanan Muktamar ke-35 NU dan Tegaskan Komitmen Zero Miras

0

Ringkasan Berita:

  • Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan meminta personel meningkatkan kemampuan melalui latihan berkelanjutan untuk menghadapi pengamanan Muktamar NU ke-35 pada Agustus 2026.
  • Polres Jombang memberikan penghargaan kepada sembilan personel dan satuan yang berprestasi dalam pengungkapan miras, pelayanan informasi, serta kegiatan kepolisian lainnya.
  • Program Zero Miras Polres Jombang berhasil mengamankan lebih dari 30 ribu botol miras sejak 2025 dan disebut berdampak pada penurunan angka kriminalitas di wilayah Jombang.

Jombang (beritajatim.com) – Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan meminta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan sesuai fungsi masing-masing. Muktamar NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang.

Menurut Kapolres, pengamanan agenda besar tersebut harus dilakukan secara profesional untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta yang hadir. Muktamar NU diperkirakan dihadiri para ulama, kiai, gus, santri, serta tamu dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Mari kita jaga konsistensi dalam memberantas minuman keras, tingkatkan profesionalisme melalui latihan yang berkelanjutan, serta sukseskan pengamanan Muktamar ke-35 NU demi menjaga keamanan dan nama baik Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri,” tegas Kapolres.

Pernyataan tersebut disampaikan AKBP Ardi Kurniawan usai apel pagi di Lapangan Polres Jombang, Senin (3/8/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan penghargaan atau reward kepada personel Polres Jombang yang dinilai menunjukkan prestasi dan dedikasi luar biasa dalam pelaksanaan tugas.

Sebanyak sembilan personel menerima penghargaan dalam berbagai kategori. Pada kategori pengungkapan minuman keras (miras) terbanyak di jajaran Polsek selama Semester I Tahun 2026, Polsek Peterongan meraih peringkat pertama, disusul Polsek Gudo sebagai peringkat kedua dan Polsek Diwek sebagai peringkat ketiga.

Penghargaan atas konsistensi Tim Saber Miras Polres Jombang dalam pengungkapan kasus miras Semester I Tahun 2026 juga diberikan kepada Ipda Satria Ramadhan selaku Kanit 1 Satresnarkoba Polres Jombang.

Sementara itu, Brigpol Zaenal Chamami, Bamin Sie Humas Polres Jombang, menerima penghargaan kategori prestasi peringkat III keaktifan pengiriman berita SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) Polres jajaran Polda Jawa Timur.

Penghargaan lainnya diberikan kepada Aipda Siono, Ps. Kasubnit Unit Dalmas 2 Satsamapta Polres Jombang atas dedikasinya sebagai pelatih bela diri Polri sekaligus peraga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Jombang.

Dalam kategori penampilan terbaik pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada Aipda Junaidi, personel Turjawali Satsamapta Polres Jombang, Bripda Tegar Prakoso, Banit Satreskrim Polres Jombang, serta Bripda Andre Syah Mutiara Sakti, Banit Satreskrim Polres Jombang.

Foto BeritaJatim.com
Para penerima penghargaan saat apel pagi di lapangan Polres Jombang

Dalam amanatnya, AKBP Ardi Kurniawan kembali menegaskan komitmen Polres Jombang dalam menjalankan program Zero Miras yang telah berlangsung secara konsisten sejak Januari 2025. Ia menyebut minuman keras menjadi salah satu faktor yang dapat memicu berbagai tindak kriminal dan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Hingga tahun 2025, Polres Jombang berhasil mengamankan sebanyak 30.763 botol minuman keras berbagai merek. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026 telah diamankan lebih dari 7.000 botol. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi seluruh personel dalam memberantas peredaran minuman keras,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.

Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel tidak boleh bermain-main maupun mengambil keuntungan dari peredaran minuman keras. Setiap bentuk pelanggaran akan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pemberantasan miras bukan hanya bagian dari penegakan hukum, tetapi juga upaya menjaga marwah Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri. Seluruh jenis minuman keras, baik arak, tuak maupun jenis lainnya, akan terus diberantas demi menjaga nilai-nilai agama serta mematuhi aturan perundang-undangan.

AKBP Ardi Kurniawan menjelaskan, konsistensi razia miras yang dilakukan Polres Jombang turut memberikan dampak terhadap kondisi keamanan wilayah. Setelah pemberantasan miras dilakukan secara berkelanjutan, angka kriminalitas seperti pembunuhan, begal, pengeroyokan, dan perkelahian disebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan kondisi awal 2025.

Bahkan, pada periode Agustus hingga November 2025, Kabupaten Jombang menjadi salah satu wilayah yang dinilai aman secara nasional.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Jombang dan jajaran Polsek yang terus mendukung program pemberantasan miras. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja nyata yang dibangun melalui dedikasi dan konsistensi seluruh anggota.

Selain itu, AKBP Ardi Kurniawan menekankan pentingnya latihan sebagai kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengapresiasi personel yang mampu menampilkan simulasi terbaik dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai hasil dari latihan disiplin, berulang, dan dilakukan secara sungguh-sungguh. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.