Strategi Persebaya Hadapi Persija Malam Ini: Dari Man to Man hingga Zone Marking

0

Ringkasan Berita:

  • Persebaya Surabaya menyiapkan pendekatan taktik khusus untuk menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan pekan kesembilan Super League 2026/2027.
  • Bernardo Tavares membuka kemungkinan menggunakan strategi penjagaan orang per orang (man to man) maupun penjagaan zona (zone marking).
  • Tavares menilai Persija memiliki kualitas dalam transisi menyerang dan pemanfaatan bola mati, sehingga Persebaya harus mewaspadai kekuatan kolektif lawan.
  • Pertandingan Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026), pukul 19.00 WIB.

Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan pekan kesembilan Super League 2026/2027, Sabtu malam (7/11/2026). Salah satu pendekatan yang berpeluang diterapkan Bajol Ijo adalah kombinasi penjagaan orang per orang (man to man marking) dan penjagaan zona (zone marking).

Tavares mengungkapkan, pertandingan menghadapi Persija akan menjadi tontonan menarik. Menurutnya, fokus Persebaya tidak boleh hanya tertuju pada sejumlah pemain lawan di lini depan, tetapi juga harus mencakup seluruh pemain Persija sebagai sebuah tim.

“Kita tidak bisa hanya terpaku pada pemain A, B, atau C saja. Kita harus fokus menghadapi Persija sebagai sebuah tim,” ujar Tavares.

Pelatih asal Portugal itu mengakui Persija memiliki materi pemain yang sangat bagus, terutama dalam transisi menyerang dan pemanfaatan situasi bola mati. Dua aspek tersebut menjadi perhatian Persebaya dalam mempersiapkan pertandingan.

Untuk meredam permainan Persija, Tavares menjelaskan bahwa Persebaya bisa menggunakan strategi penjagaan orang per orang maupun penjagaan zona. Penerapan kedua pendekatan tersebut akan menyesuaikan posisi bola dan jumlah pemain lawan yang berada di area tertentu.

Strategi man to man marking merupakan pendekatan bertahan dengan menugaskan pemain untuk menjaga lawan secara langsung. Sementara itu, zone marking mengharuskan pemain menjaga wilayah tertentu dan mengantisipasi pergerakan lawan yang memasuki area tanggung jawabnya.

“Kita mungkin menerapkan penjagaan orang per orang (man-to-man marking), dan di lain waktu kita mungkin menggunakan penjagaan zona (zone marking), tergantung pada posisi bola serta jumlah pemain lawan yang ada di area tersebut,” paparnya.

Tavares menegaskan, menghadapi tim kuat seperti Persija membutuhkan konsentrasi penuh selama 90 menit pertandingan. Para pemain Persebaya juga diminta meminimalkan kesalahan taktis agar bisa mendapatkan hasil terbaik.

Menurut Tavares, Persija saat ini memiliki salah satu lini serang paling tajam di kompetisi. Namun, Persebaya juga mempunyai modal berupa kekuatan pertahanan yang dinilainya sebagai salah satu yang terbaik.

“Saat ini, mereka adalah tim terbaik di liga dengan lini serang yang paling tajam. Di sisi lain, kami memiliki pertahanan terbaik saat ini,” tegas Tavares.

Meski menyadari kekuatan lawan, pelatih berusia asal Portugal tersebut berharap Persebaya mampu menyuguhkan permainan yang bagus dalam pertandingan tersebut.

“Kami berharap dan berkeinginan untuk menyuguhkan permainan yang bagus,” pungkasnya.

Pertandingan pekan kesembilan Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026). Kick-off dimulai pukul 19.00 WIB. [rma/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.