Tinjau Kerusakan Grahadi Pascademo, Sekdaprov Jatim: Ini Kerugian bagi Seluruh Warga
Surabaya (beritajatim.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mendatangi Gedung Negara Grahadi untuk memantau langsung kondisi bangunan setelah terjadi kerusakan pada sejumlah fasilitas usai aksi demonstrasi front Anti Kapitalisme pada Jumat (26/6/2026).
Dia menyayangkan insiden tersebut karena Grahadi saat ini masih dalam proses renovasi akibat kebakaran yang terjadi sebelumnya.
“Ini sangat kami sayangkan. Kita sedang dalam proses menyelesaikan perbaikan Grahadi setelah tahun lalu mengalami kebakaran. Sekarang terjadi lagi kerusakan seperti ini, tentu sangat disayangkan,” kata Adhy saat meninjau Grahadi.
Adhy mengapresiasi langkah aparat kepolisian yang mengamankan situasi sehingga kondisi di sekitar Grahadi kembali kondusif. Dia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi karena kerusakan pada aset pemerintah akan berdampak pada kepentingan masyarakat luas.
“Terima kasih kepada jajaran kepolisian yang sudah bisa menghalau situasi sehingga tetap terkendali. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.
Menurut Adhy, Gedung Negara Grahadi merupakan simbol pemerintahan Provinsi Jawa Timur yang harus dijaga bersama.
Kerusakan terhadap bangunan tersebut pada akhirnya menjadi beban yang harus ditanggung masyarakat karena membutuhkan biaya perbaikan dari anggaran pemerintah.
“Kalau ada kerusakan pada bangunan negara seperti ini tentu menjadi kerugian bagi seluruh warga Jawa Timur. Grahadi adalah simbol pemerintahan Jawa Timur, sehingga sudah seharusnya kita jaga bersama,” tegasnya.
Dia menjelaskan proses renovasi Grahadi masih terus berlangsung. Sejumlah bagian bangunan saat ini masih dipasangi rangka besi sebagai bagian dari pekerjaan rehabilitasi sehingga diperlukan perhatian semua pihak agar proses perbaikan dapat berjalan tanpa gangguan.
“Memang saat ini Grahadi masih dalam tahap renovasi. Sejumlah bagian sedang diperbaiki dan sudah dipasang rangka besi untuk mendukung proses rehabilitasi. Kami berharap pekerjaan ini dapat segera selesai dan tidak lagi terganggu oleh peristiwa serupa,” pungkas Adhy. (ted)
Link informasi : Sumber