Ular Piton 3,5 Meter Gegerkan RSUD Rachmi Dewi Gresik, Muncul di Depan Kantin Tengah Malam
Ringkasan Berita:
- Seekor ular piton atau sanca kembang sepanjang sekitar 3,5 meter muncul di area depan kantin RSUD Rachmi Dewi Gresik.
- Ular pertama kali ditemukan petugas keamanan saat patroli rutin sekitar pukul 23.30 WIB.
- Satpam rumah sakit berhasil mengamankan ular sebelum dilaporkan ke Damkar Gresik untuk dievakuasi.
- Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut dan proses evakuasi berlangsung lancar.
Gresik (beritajatim.com) – Suasana tenang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rachmi Dewi Gresik mendadak berubah panik setelah seekor ular piton reticulated atau sanca kembang sepanjang sekitar 3,5 meter muncul di area depan kantin rumah sakit. Kemunculan reptil berukuran besar itu sempat menggegerkan petugas jaga dan warga yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan 79 GKB Gresik dan pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan rumah sakit saat melakukan patroli rutin sekitar pukul 23.30 WIB.
Dalam kondisi lingkungan yang relatif sepi, petugas melihat seekor ular berukuran besar bergerak perlahan dari area semak-semak di belakang pagar rumah sakit menuju area kantin.
“Saya kaget sekali, tiba-tiba ular besar berjalan mendekat ke arah kantin,” ujar petugas satpam, M. Ma’fud, Jumat (5/6/2026).
Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, petugas keamanan segera meminta bantuan rekannya untuk mengamankan ular tersebut. Dengan penuh kewaspadaan, keduanya berhasil menangkap ular piton yang diduga keluar dari area semak-semak di sekitar rumah sakit.
Ular kemudian dimasukkan ke dalam bak sampah dan diikat menggunakan tali agar tidak lepas maupun membahayakan pengunjung serta petugas rumah sakit.
Setelah situasi dinyatakan aman, seorang perawat bernama Cindy diminta melaporkan kejadian tersebut. Informasi kemudian diteruskan melalui layanan darurat 112 Kominfo Gresik pada pagi hari dan selanjutnya disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik untuk dilakukan evakuasi.
Menerima laporan tersebut, tim rescue Damkar Gresik langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan khusus penanganan satwa liar.
Petugas menggunakan alat penjepit ular serta perlengkapan pelindung diri untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman.
“Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati. Ular piton yang berada di dalam bak sampah dan telah diikat tali kemudian dijepit menggunakan alat khusus. Dengan bantuan pihak rumah sakit, ular tersebut berhasil diangkat dan dimasukkan ke dalam karung pengaman di lokasi kejadian,” ujar petugas Damkar Gresik, Teguh Priyanto.
Proses penyelamatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut dibawa ke pos Damkar untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Tidak ada korban luka maupun kerusakan akibat kemunculan ular tersebut. Respons cepat petugas keamanan rumah sakit dan tim Damkar Gresik dinilai berhasil mencegah potensi risiko yang lebih besar, mengingat lokasi kemunculan ular berada di area fasilitas publik yang masih beraktivitas hingga malam hari. [dny/beq]
Link informasi : Sumber