Masih Wangi Pabrik, 3.000 Kasur Baru Disiapkan untuk Peserta Muktamar NU di 9 Tower Tambakberas Jombang

0

Ringkasan Berita:

  • Sebanyak 3.000 kasur baru yang masih beraroma pabrik akan disiapkan untuk peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.
  • Ribuan peserta muktamar diproyeksikan menginap di sembilan tower yang memanfaatkan fasilitas pendidikan dengan konsep pelayanan setara hotel atau apartemen.
  • Panitia lokal memastikan kesiapan akomodasi untuk sekitar 3.370 peserta melalui penataan ruang, fasilitas tidur baru, pendingin ruangan, dan petugas kebersihan.

Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 3.000 kasur baru yang masih beraroma pabrik disiapkan untuk menyambut peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang. Ribuan kasur tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan akomodasi ribuan muktamirin yang hadir dari berbagai wilayah Indonesia.

Kasur-kasur baru tersebut dijadwalkan tiba secara bertahap pada pertengahan Agustus 2026. Sebanyak 2.000 unit akan datang pada 15 Agustus, sedangkan 1.000 unit lainnya tiba pada 20 Agustus 2026.

Seluruh kasur masih dalam kondisi baru lengkap dengan sprei, bantal, dan sarungnya. “Sebanyak 2000 Kasur itu dari PBNU, sedangkan yang 1000 dari Pemprov Jatim,” ujar Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, Rabu (5/8/2026).

Kepastian penyediaan fasilitas tersebut berdasarkan rapat gabungan panitia yang berlangsung di aula MAN Tambakberas Jombang pada Senin (3/8/2026). Rapat tersebut dihadiri Sekjen PBNU yang juga Ketua Pelaksana Muktamar Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), serta jajaran panitia lokal.

Untuk menampung sekitar 3.370 peserta, panitia menerapkan konsep akomodasi terpadu dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas dan lembaga pendidikan mitra.

Area penginapan tersebut dibagi menjadi sembilan tower, yakni Tower 1 hingga Tower 9. Penamaan tower tersebut bukan hanya sebagai identitas lokasi, tetapi juga menjadi sistem koordinasi agar pelayanan kepada peserta berjalan lebih maksimal.

Menurut Gus Rozaq, konsep tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman bagi para muktamirin meskipun lokasi berada di lingkungan pondok pesantren.

“Panitia ingin para muktamirin mendapatkan kenyamanan dan layanan yang setara dengan hotel atau apartemen, meskipun mereka menginap di lingkungan pondok pesantren. Makanya penginapan untuk mereka kita beri nama tower,” ujar Ketua Umum Yayasan PPBU Tambakberas ini.

Foto BeritaJatim.com
KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq. [Foto: Yusuf Wibisono/beritajatim]

Sembilan tower penginapan tersebut tersebar di sejumlah lembaga pendidikan, yakni Tower 1 di MA Unggulan, Tower 2 di MMA kampus 1, Tower 3 di MMA kampus 2, Tower 4 di MI Bahrul Ulum Putri, Tower 5 di kampus Unwaha, Tower 6 di MTsN Tambakberas, Tower 7 di MAN Tambakberas, Tower 8 di kampus IAIBAFA, serta Tower 9 di kampus B Fatah Hasyim.

Salah satu lokasi yang telah ditinjau langsung oleh panitia bersama PBNU dan PWNU Jawa Timur adalah Tower 7 di MAN Tambakberas. Ruang kelas yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar telah disulap menjadi tempat penginapan dengan fasilitas layaknya hotel.

Ruangan tersebut telah dilengkapi kasur baru, pendingin ruangan atau AC, serta petugas kebersihan di masing-masing kamar. Penataan ini menjadi bagian dari upaya panitia menghadirkan pelayanan terbaik bagi peserta selama mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz memberikan apresiasi saat meninjau kesiapan Tower 7. Mereka melihat persiapan fasilitas akomodasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan muktamar.

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan digelar di PPBU Tambakberas Jombang pada 27 hingga 31 Agustus 2026. Agenda besar organisasi NU tersebut diperkirakan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. [suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.