Bank Jatim Percepat Penyelesaian Aset Lewat Akselerasi Lelang KPKNL 2026

0

Surabaya (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk mempercepat proses penyelesaian aset. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026 yang digelar Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Timur Arik Hariyono, Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, jajaran Direksi Bank Jatim, serta pimpinan KPKNL kabupaten/kota di Jawa Timur.

R. Arief Wicaksono mengatakan akselerasi lelang tidak semata-mata berkaitan dengan mempercepat proses lelang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong penyelesaian aset secara lebih cepat, efektif, memiliki kepastian hukum, dan memberikan hasil yang optimal.

”Hari ini kita tidak sekadar membicarakan mengenai lelang. Yang ingin kita dorong bersama adalah bagaimana proses penyelesaian aset bank dapat berjalan lebih cepat, lebih efektif, memiliki kepastian hukum, dan pada akhirnya memberikan hasil yang optimal. Namun, tentu kita juga memahami bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan aspek legalitas, kepatuhan, kehati-hatian, dan tata kelola,” ujarnya.

Menurut Arief, forum Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan tiga perspektif yang saling melengkapi, yakni perspektif perbankan, regulator dan pelaksana lelang, serta perspektif hukum.

Kolaborasi ketiga perspektif tersebut diharapkan dapat menciptakan pemahaman yang lebih komprehensif dalam mendukung proses penyelesaian aset Bank Jatim.

Sebelumnya, Bank Jatim juga telah menggelar program Semarak Lelang di Surabaya yang kemudian dilanjutkan di sejumlah wilayah, antara lain Jember, Madiun, dan Malang. Melalui program tersebut, Bank Jatim turut meluncurkan website lelang resmi sebagai sarana pemasaran aset yang transparan dan mudah diakses masyarakat.

Melalui platform Bank Jatim Lelang di lelang.bankjatim.co.id, masyarakat dapat melihat daftar aset yang ditawarkan sekaligus mengikuti proses penawaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran platform tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Jatim meningkatkan transparansi, aksesibilitas, dan efektivitas pemasaran aset.

Arief menambahkan, akselerasi lelang merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung penyelesaian aset. Namun, proses tersebut membutuhkan kolaborasi antara Bank Jatim sebagai pemegang hak atau pihak yang berkepentingan atas aset dengan DJKN dan KPKNL sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan lelang.

“Kami juga berharap adanya komunikasi yang semakin intensif antara unit kerja Bank Jatim dengan KPKNL di wilayah kabupaten dan kota, sehingga berbagai kendala yang mungkin muncul dalam proses pengajuan maupun pelaksanaan lelang dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama. Dengan demikian, proses lelang dapat berjalan lebih efektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” tambahnya.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Jatim memiliki tanggung jawab untuk menjaga kinerja dan kesehatan bank agar dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat sekaligus mendukung perekonomian Jawa Timur. Penguatan pengelolaan dan penyelesaian aset menjadi salah satu bagian dari komitmen tersebut.

“Kami merasa sangat terhormat dan bangga dapat berjalan beriringan dengan DJKN Jawa Timur dan KPKNL di masing-masing wilayah kabupaten/kota. Sinergi dan kolaborasi ini bukan sekadar kemitraan formal, melainkan merupakan bukti komitmen Bank Jatim untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas penyelesaian aset, serta memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian Jawa Timur,” tutup R. Arief Wicaksono.

Melalui Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026, Bank Jatim berharap sinergi dan koordinasi dengan DJKN serta KPKNL di seluruh Jawa Timur semakin erat untuk mendukung proses lelang yang efektif, transparan, akuntabel, dan tetap berlandaskan aspek legalitas, kepatuhan, kehati-hatian, serta tata kelola yang baik. [rea/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.