Berikan Layanan Tambahan, Permintaan Hewan di Mojokerto Kurban Meningkat

0

Mojokerto (beritajatim.com) – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, permintaan hewan kurban di Mojokerto mulai meningkat. Salah satu peternak kambing dan domba, Dua Putra Farm di Dusun Grogol Gede, Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Decka Vertian Ginanjar (37), mengaku penjualan tahun ini menunjukkan tren positif.

Pria yang juga merupakan alumni Jurusan Politik Islam UIN Sunan Ampel tahun 2007 itu mengatakan, usaha peternakan kambing telah digeluti keluarganya sejak dirinya masih kecil. Pengalaman berjualan hewan kurban selama sekitar delapan tahun membuat usahanya terus berkembang hingga kini mampu menampung ratusan ekor ternak.

“Dulu kandangnya kecil di Tropodo, Meri, Kota Mojokerto. Karena pembelinya makin banyak akhirnya tahun 2022 pindah ke sini. Awal jualan cuma laku sekitar 20 ekor, sekarang hampir 200 ekor habis. Tahun ini, Alhamdulillah sekitar 70 persen sudah terjual. Mudah-mudahan sisanya sampai Idul Adha habis semua,” ungkapnya, Selasa (12/5/2026).

Decka menuturkan, pada musim kurban tahun lalu seluruh stok sebanyak 175 ekor kambing dan domba berhasil terjual habis. Sementara tahun ini, hingga dua minggu menjelang Idul Adha, sekitar 120 ekor telah terjual dari kapasitas kandang mencapai 300 ekor.

Menurutnya, strategi pelayanan menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen. Pembeli mendapatkan gratis biaya pemeliharaan sejak transaksi hingga hari pengiriman, termasuk gratis ongkos kirim wilayah Mojokerto hingga Krian, Sidoarjo. Selain itu, pembeli juga mendapat berbagai bonus menarik untuk pembelian tertentu. Hewan kurban bahkan dimandikan sebelum dikirim agar terlihat bersih dan sehat saat diterima pelanggan.

“Orang senang kalau ternaknya bersih dan bagus sebelum disembelih. Intinya kami menjaga kualitas ternak supaya ibadah kurbannya lebih nyaman. Dan untuk menjaga kualitas ternak, kambing dan domba kami beri pakan dua kali sehari, yakni pagi dan sore dengan pakan silase tebon jagung serta campuran konsentrat kaya karbohidrat dan protein,” katanya.

Warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ini memastikan seluruh ternak yang dijual telah memenuhi syarat syariat kurban. Kambing minimal berusia satu tahun, sedangkan domba minimal enam bulan.

Adapun jenis kambing yang paling diminati pembeli adalah kambing PE atau Peranakan Etawa karena dianggap memiliki postur lebih gagah dan menarik.

Selain PE, tersedia pula kambing Jawa Randu dan kambing hasil persilangan Senduro. Harga hewan kurban di peternakan kambing dan domba Dua Putra Farm tersebut dibanderol mulai Rp2,5 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Namun, harga yang paling banyak diminati berada di kisaran Rp3,5 juta.

“Kalau harga tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Sempat turun sebelum Idul Adha, sekarang mulai naik lagi. Pembeli datang tidak hanya dari Mojokerto, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Krian, Mojosari, hingga Peterongan, Jombang. Waktu Covid justru penjualan bagus, cuma orang tidak datang langsung. Banyak yang deal lewat WhatsApp lalu kami kirim,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Bagus Cahyono (40), mengatakan ia memilih peternakan kambing dan domba Dua Putra Farm karena melihat dari sisi tempat, kebersihan, makanan, fasilitas, dan kesehatan kambing.

“Kelebihannya di sini, dirawat sampai hari H dan dikirim gratis. Harga bersaing, lebih bagus di sini setelah dicek dari beberapa tempat lain. Saya tahu dari Google,” jelas warga Surabaya ini. [tin/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.