Rahasia MBG Bondowoso Sajikan Ayam Betutu Meski Anggaran Terbatas

0

Bondowoso (beritajatim.com) – Menu ayam betutu yang identik dengan sajian khas Bali dan kerap dianggap makanan “premium”, ternyata bisa masuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bondowoso. Padahal, anggaran bahan baku terbatas pada Rp8 ribu-Rp10 ribu per porsi. Kok bisa?

Menu tersebut disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badean 2 Bondowoso untuk ribuan penerima manfaat MBG.

Kepala SPPG Bondowoso Badean 2, Yulia Linda Lestari, menjelaskan ayam betutu dipilih sebagai variasi menu agar penerima manfaat tidak bosan dengan sajian harian.

“Ayam betutu adalah makanan tradisional khas Bali yang terbuat dari ayam atau bebek yang dibaluri bumbu khas Bali dan sebagian dimasukkan ke dalam rongga abdomennya. Namun, karena untuk MBG, jadi disajikan dalam bentuk potongan, tidak utuh,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurut Yulia, meski dikenal sebagai menu dengan banyak rempah dan identik dengan harga mahal, penyajian ayam betutu dalam MBG tetap bisa dilakukan karena perencanaan anggaran dilakukan secara detail.

“Ahli gizi, akuntan, dan chef bekerja sama dalam menyusun menu dan anggaran supaya bumbu yang digunakan dapat dimaksimalkan sesuai anggaran,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah penerima manfaat MBG di SPPG Badean 2 sejatinya mencapai 2.560 orang. Namun, sementara ini berkurang menjadi 2.070 penerima manfaat karena siswa SMP kelas 9 dan SMA kelas 12 sedang libur.

Selain mengejar cita rasa, menu ayam betutu juga telah diperhitungkan kandungan gizinya. Untuk porsi besar, kandungan energinya mencapai 793,8 kalori dengan protein 30,3 gram, lemak 31,8 gram, dan karbohidrat 95,7 gram.

Sedangkan porsi kecil memiliki energi 586,6 kalori, protein 26,4 gram, lemak 28,1 gram, dan karbohidrat 55,4 gram. Respons penerima manfaat pun disebut cukup positif. “Penerima manfaat senang karena sebelumnya dapur kami belum pernah membuat bumbu ini,” pungkas Yulia. (awi/kun)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.