Cetak Sejarah! UIT Lirboyo Kediri Resmi Buka Program S3 PAI, Dirjen Pendis Titip Pesan Khusus Ini

0

Kediri (beritajatim.com) — Dunia pendidikan tinggi Islam di Jawa Timur, khususnya di Kota Kediri, menorehkan sejarah baru. Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kini secara sah telah memiliki kapabilitas akademik tertinggi dengan dibukanya jenjang doktoral.

Kepastian ini didapat setelah Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag RI), Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) Izin Operasional penyelenggaraan Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) kepada pihak kampus pada Minggu, 21 Juni 2026.

Penyerahan izin operasional ini menjadi tonggak sejarah baru sekaligus pencapaian gemilang bagi UIT Lirboyo Kediri dalam memperluas kontribusi akademiknya di tingkat nasional.

Dukungan Penuh Kemenag RI untuk Kampus Berbasis Pesantren
Acara penyerahan izin operasional yang berlangsung khidmat ini dibuka secara langsung oleh Rektor UIT Lirboyo Kediri, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., MA.

Kehadiran Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. secara langsung ke Kediri untuk menyerahkan mandat tersebut menegaskan dukungan penuh dari Kementerian Agama RI. Pemerintah berkomitmen penuh terhadap pengembangan kualitas pendidikan tinggi Islam, terutama di lingkungan kampus yang memiliki akar tradisi pesantren yang kuat seperti UIT Lirboyo.

Dengan turunnya izin resmi ini, iklim akademik di Kediri diproyeksikan akan semakin dinamis, mengingat UIT Lirboyo kini siap menampung para pemburu gelar doktor di bidang pendidikan Islam.

Kendati menyambut baik pencapaian ini, Dirjen Pendis Kemenag RI juga menitipkan pesan penting dan krusial terkait keberlangsungan program pascasarjana tersebut. Beliau menekankan bahwa mutu akademik harus berada di atas segalanya.

Dalam prosesi penyerahan tersebut, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. mengingatkan manajemen kampus untuk ketat dalam menyaring mahasiswa.

“Pentingnya menjaga kualitas pendidikan dengan cara mengontrol kuota penerimaan mahasiswa doktor baru agar mutu lulusan tetap terjaga,” tegas Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag.

Lebih dari sekadar membatasi kuota, Kemenag RI menaruh ekspektasi yang sangat tinggi terhadap kiprah kampus berbasis pesantren ini ke depannya. Karakter kepesantrenan yang melekat kuat diharapkan bisa menjadi pembeda sekaligus keunggulan tersendiri.

“Program S3 PAI di UIT Lirboyo Kediri ini kelak mampu menjadi role model atau percontohan bagi penyelenggaraan pendidikan secara umum di Indonesia,” harap Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag.

Melalui program baru ini, Program Doktor (S3) PAI UIT Lirboyo Kediri diproyeksikan mampu melahirkan cendekiawan, peneliti, dan praktisi pendidikan Islam yang kompeten, berwawasan luas, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan. [ian]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.