Gaya Belanja Centil Vs Anti Ribet, Intip Shopping Personality Naykilla dan Tenxi

0

Surabaya (beritajatim.com) – Isi keranjang belanja ternyata bisa mengungkap banyak hal tentang pemiliknya.

Ada yang gemar berburu barang viral dan aksesori unik, ada pula yang memilih langsung membeli barang yang memang dibutuhkan.

Dua karakter berbeda itu terlihat dari gaya belanja musisi muda asal Jawa Timur, Naykilla dan Tenxi. Keduanya sama-sama dekat dengan tren anak muda, tetapi memiliki cara berbeda ketika menjelajahi dunia belanja digital.

Fenomena shopping personality tersebut menjadi bagian dari momentum kampanye 9.9 Super Shopping Day yang mengangkat perilaku belanja generasi muda yang semakin beragam.

Naykilla: Berburu Barang Viral dan Unik

Bagi Naykilla, berbelanja bukan sekadar mencari barang yang dibutuhkan. Aktivitas tersebut juga menjadi bagian dari proses eksplorasi gaya dan ekspresi diri.

Musisi asal Surabaya itu mengaku tertarik pada berbagai barang yang sedang viral dan memiliki karakter visual kuat. Isi keranjangnya pun banyak diisi pernak-pernik yang dapat menunjang penampilannya.

“Kalau gaya berbelanja Naykilla sangat dipengaruhi oleh barang-barang yang sedang viral dan ekspresif. Keranjang belanjanya didominasi oleh pernak-pernik kecil seperti face sticker, aksesori rambut, sabuk, hingga produk perawatan kulit (skincare) yang sering ia temukan saat mengeksplorasi aplikasi,” ujar Naykilla, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, menjelajahi berbagai produk menjadi bagian menarik dari pengalaman belanja. Ia dapat menemukan barang-barang yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar kebutuhan, tetapi kemudian dirasa cocok untuk mendukung penampilan.

Karakter ini membuat gaya belanja Naykilla lebih eksploratif. Tren, tampilan, dan keunikan produk menjadi bagian dari pertimbangannya sebelum memasukkan barang ke keranjang.

Tenxi Pilih Langsung Cari Barang yang Dibutuhkan

Berbeda dengan Naykilla, Tenxi justru memiliki pola belanja yang lebih praktis.

Penyanyi asal Sidoarjo tersebut mengaku lebih suka langsung mencari produk yang memang sudah dibutuhkan. Ia tidak terlalu tertarik berlama-lama menjelajahi berbagai tren yang muncul di aplikasi.

“Kalau saya karakter belanjanya cenderung lugas, langsung mencari produk spesifik yang dibutuhkan tanpa harus menghabiskan waktu berlama-lama mengeksplorasi tren,” ungkap Tenxi.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman belanja digital kini tidak lagi memiliki pola yang seragam.

Bagi sebagian konsumen, aplikasi belanja menjadi tempat menemukan inspirasi dan mengikuti tren. Bagi lainnya, platform tersebut lebih berfungsi sebagai sarana praktis untuk mendapatkan barang tertentu dengan cepat.

Generasi Muda Makin Eksploratif

Perubahan perilaku konsumen tersebut juga menjadi perhatian industri e-commerce. Generasi muda semakin menjadikan aktivitas belanja sebagai bagian dari gaya hidup dan cara mengekspresikan identitas personal.

Pilihan produk tidak selalu berangkat dari fungsi. Tren, gaya hidup, konten digital, hingga karakter pribadi ikut memengaruhi keputusan seseorang ketika berbelanja.

Karena itu, ekosistem belanja digital kini menghadirkan pengalaman yang semakin personal. Mulai potongan harga tematik, voucher bertingkat, rekomendasi produk, hingga fitur interaktif dirancang untuk menjangkau berbagai karakter konsumen.

Ada konsumen yang senang berburu produk viral dan spontan memasukkannya ke keranjang. Ada pula yang datang dengan daftar kebutuhan dan ingin menyelesaikan transaksi secepat mungkin.

9.9 Jadi Ruang Bertemunya Beragam Karakter Belanja

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia Adi Rahardja mengatakan pengguna, khususnya generasi muda, semakin eksploratif dalam berbelanja.

“Pilihan produk tidak lagi hanya didorong oleh kebutuhan, tetapi juga tren, gaya hidup serta cara mereka mengekspresikan personality masing-masing,” katanya.

Menurut dia, melalui kampanye 9.9 Super Shopping Day, pengalaman belanja dirancang agar semakin relevan dengan karakter dan ketertarikan pengguna.

Kolaborasi bersama Naykilla dan Tenxi menjadi salah satu cara untuk menghadirkan perspektif berbeda mengenai kebiasaan belanja generasi muda.

Pada akhirnya, tidak ada satu gaya belanja yang paling benar. Ada tipe yang rela berlama-lama menjelajahi produk demi menemukan barang unik, seperti Naykilla. Ada pula tipe yang ingin proses belanja selesai tanpa banyak basa-basi, seperti Tenxi.


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.