Gus Iqdam di Unitomo: Intelektualitas Butuh Dekengan Pusat

0

Surabaya (beritajatim.com) – Ribuan jemaah memadati halaman Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Mereka mengikuti pengajian akbar bersama KH Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam asal Blitar, Rabu (3/6/2026) malam.

Acara ini menjadi bagian dari peringatan Dies Natalis ke-45 Unitomo. Kampus berupaya menyelaraskan pendidikan akademik dengan kekuatan karakter para mahasiswa.

Rektor Unitomo, Prof Siti Marwiyah, bersyukur atas perjalanan panjang kampusnya. Ia menilai institusi pendidikan tinggi bertugas membentuk watak setiap lulusan.

“Di usia ke-45 ini, kami berkomitmen terus mencetak generasi emas yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia,” kata Iyat, sapaannya.

Pengajian bersama ini dianggap sebagai pendekatan jalur spiritual. Nilai keagamaan dibutuhkan untuk melengkapi ikhtiar pendidikan secara formal.

“Ngaji bareng ini adalah momentum kita mengetuk pintu langit demi kemajuan pendidikan bangsa,” tambahnya.

Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, memiliki pandangan serupa. Ia menekankan bahwa nilai akademis dan keagamaan harus sejalan.

“Dies Natalis ke-45 ini menjadi titik pijakan sekaligus bahan refleksi bersama bagi seluruh elemen institusi,” ucap Bachrul.

Perguruan tinggi diharapkan mampu bertahan di tengah arus perubahan era. Pemahaman spiritual diyakini memperkuat mentalitas seluruh sivitas akademika.

“Lewat siraman rohani ini, kami ingin memperkuat fondasi karakter sivitas akademika agar tangguh menghadapi tantangan zaman,” terangnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Gus Iqdam membagikan pesan tentang harmoni kehidupan umat manusia.

“Kunci keberkahan hidup itu letaknya ada pada keseimbangan penerapan adab dan kedalaman ilmu,” papar Gus Iqdam.

Lulusan kampus dituntut tidak hanya mengandalkan kecerdasan rasional. Koneksi vertikal dengan Tuhan menjadi penentu keberhasilan jalan hidup seseorang.

“Kampus ini harus melahirkan lulusan pintar yang punya ‘dekengan pusat’. Artinya senantiasa melibatkan Allah dalam segala urusan,” pesan Pengasuh Majelis Sabilu Taubah itu.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama. Unitomo berupaya konsisten mencetak lululsan berwawasan kebangsaan yang taat beragama. [ipl/suf]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.