Kualitas Udara Menurun, Banyak Warga Banyuwangi Terkena Batuk dan Radang Tenggorokan

0

Banyuwangi (beritajatim.com) – Gejala mirip influenza dengan ciri-ciri batuk, sakit tenggorokan, hingga demam tinggi banyak melanda masyarakat Banyuwangi.

Diakui, gejala tersebut memang sedikitnya mirip dengan influenza. Namun, hingga saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut kasus dengan gejala mirip influenza tersebut sebagai Influenza-Like Illness (ILI).

Sementara, gejala yang dialami pasien dengan kondisi lebih berat yang disertai gangguan pernapasan akut disebut Severe Acute Respiratory Infection (SARI).

Menurutnya, dari tahun 2026 gejala tersebut memang terpantau mengalami peningkatan tinggi dibanding tahun sebelumnya.

“Terlebih pada bulan Januari temuan dengan gejala yang ada mencapai hingga 10 ribu kasus. Sedangkan sejak Februari hingga Maret temuan menurun rata-rata mencapai 8.500 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat.

Foto BeritaJatim.com
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat.

Amir menyebut, di Banyuwangi gejala tersebut terjadi akibat beberapa faktor. Yakni diantaranya kualitas udara yang menurun salah satunya akibat kemarau. Selain itu, cuaca yang ada di Banyuwangi diakui masih berada dalam masa transisi.

Pihaknya mengaku, dampak dari transisi cuaca tersebut tentunya membuat imunitas lebih rendah cenderung menurun. Ditambah dengan lingkungan yang buruk, kualitas udara yang tidak baik mengakibatkan gejala sakit yang sama seperti influenza.

“Untuk mencegah risiko penularan penyakit tersebut, saya harap masyarakat untuk menjaga Imunitas dengan memperbanyak minum cairan, mengonsumsi vitamin, dan istirahat cukup. Kebersihan dan kelembapan ruangan juga perlu diperhatikan. Penting juga lebih banyak terkena paparan sinar matahari,” tandasnya. (ted)


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.