MBG Sampang Belum Berdampak Signifikan ke Petani dan Pedagang Lokal

0

Sampang (beritajatim.com) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang hingga kini belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian petani maupun pedagang lokal.

Pasalnya, sejumlah kebutuhan pokok untuk dapur MBG seperti beras premium, telur, dan sebagian jenis sayuran masih bergantung pada pasokan dari luar daerah karena belum mampu dipenuhi oleh pelaku usaha setempat dan guna memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta mengatakan ketergantungan terhadap pasokan luar daerah masih terjadi karena ketersediaan bahan pangan lokal belum memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan.

“Untuk saat ini beras premium, telur, hingga sebagian sayuran masih didatangkan dari luar daerah karena harus memenuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Meski demikian, pihaknya berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Ke depan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bersama petani, peternak, dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi agar dapat menjadi pemasok utama kebutuhan dapur MBG.

“Kami berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi penyedia bahan baku sehingga kebutuhan dapur MBG ke depan bisa dipenuhi dari potensi lokal,” katanya. [sar/kun]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.