Produksi Bawang Merah di Kabupaten Mojokerto Tembus 112 Ribu Kuintal
Mojokerto (beritajatim.com) – Produksi bawang merah di Kabupaten Mojokerto mencapai 112.650 kuintal sepanjang 2025. Jumlah tersebut menjadikan bawang merah sebagai komoditas tanaman sayuran semusim dengan produksi tertinggi, disusul cabai rawit yang mencapai 88.934,2 kuintal.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny menjelaskan bahwa bawang merah dan cabai rawit masih mendominasi produksi sayuran semusim di wilayah Kabupaten Mojokerto. Namun, terdapat perubahan komposisi sejumlah komoditas dibandingkan tahun sebelumnya.
“Berdasarkan data BPS, produksi bawang merah pada 2025 mencapai 112.650 kuintal. Angka tersebut meningkat dibandingkan produksi 2024 yang tercatat sebesar 88.806,2 kuintal. Sementara itu, produksi cabai rawit pada 2025 mencapai 88.934,2 kuintal, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 66.770,4 kuintal,” ungkapnya, Sabtu (24/10/2026).
Perubahan cukup mencolok terjadi pada komoditas kangkung. Pada 2025, produksinya mencapai 31.471 kuintal, jauh lebih tinggi dibandingkan 2024 yang hanya sebesar 3.705 kuintal. Kangkung pun masuk dalam jajaran komoditas sayuran semusim dengan produksi terbesar di Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu, produksi bawang daun pada 2025 tercatat sebesar 15.037,9 kuintal, turun dibandingkan 2024 yang mencapai 20.872,5 kuintal. Dari sisi tren lima tahunan, produksi bawang merah di Kabupaten Mojokerto menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2022, produksinya tercatat sebesar 70.400 kuintal, kemudian melonjak menjadi 109.618 kuintal pada 2023.
“Bawang merah juga menjadi salah satu komoditas unggulan pertanian di Kabupaten Mojokerto karena didukung kondisi geografis di sejumlah wilayah yang cocok untuk budidaya sayuran. Kecamatan Pacet menjadi wilayah dengan produksi bawang merah terbanyak di Kabupaten Mojokerto,” katanya.
Kawasan yang berada di lereng pegunungan tersebut memiliki kondisi iklim yang mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan. Adapun tanaman buah-buahan dan sayuran semusim merupakan kelompok komoditas pertanian yang umumnya memiliki siklus produksi relatif singkat.
“Komoditas tersebut antara lain bawang merah, cabai, tomat, bayam, blewah, dan semangka. Selain bawang merah dan cabai rawit yang masih mendominasi, peningkatan produksi kangkung menjadi salah satu perkembangan yang menonjol pada 2025,” jelasnya. [tin/ted]
Link informasi : Sumber