Terminal Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Peti Kemas Internasional di Atas 90 Persen

0

Ringkasan Berita

* Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan lonjakan arus peti kemas internasional sebesar lebih dari 90% per Mei 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global, yang ditandai dengan kunjungan perdana kapal besar MV Cosco Haifa milik COSCO Shipping Lines.

* Kerja sama ini memperkuat posisi Terminal Teluk Lamong sebagai gerbang perdagangan internasional yang efisien dan andal dalam jaringan rantai pasok global.

————————————————–

Surabaya (beritajatim.com) – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan pencapaian signifikan dalam peta logistik global. Kepercayaan perusahaan pelayaran internasional terhadap terminal ini kian menguat, dibuktikan dengan kedatangan perdana (maiden voyage) kapal raksasa MV Cosco Haifa milik raksasa pelayaran global, COSCO Shipping Lines, pada Rabu (3/6/2026).

Kehadiran MV Cosco Haifa yang melayani rute North China – South East Asia Express Service ini menjadi katalisator bagi pertumbuhan arus peti kemas internasional di Terminal Teluk Lamong. Hingga Mei 2026, arus peti kemas internasional tercatat melonjak lebih dari 90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa masuknya layanan COSCO merupakan tonggak sejarah (milestone) yang mempertegas posisi strategis terminal sebagai gerbang perdagangan utama di Indonesia Timur.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas layanan, keandalan operasional, dan produktivitas kami telah diakui oleh pemain global. Pertumbuhan yang melampaui 90 persen ini adalah hasil dari komitmen berkelanjutan kami dalam memberikan efisiensi bagi pengguna jasa,” ujar David di sela penyambutan kapal di Surabaya, Kamis (4/6/2026).

MV Cosco Haifa sendiri merupakan kapal dengan spesifikasi jumbo; panjang 261 meter, lebar 32 meter, dan kapasitas angkut mencapai 4.250 TEUs. Dalam kunjungan perdananya, kapal berbendera Hong Kong ini langsung melakukan bongkar muat sebanyak 1.142 TEUs.

Owner Representative COSCO Shipping Lines Surabaya, Yan Richard Ruiqiang, mengungkapkan alasan di balik pemilihan Terminal Teluk Lamong. Menurutnya, faktor keandalan pelayanan, fasilitas modern, serta responsivitas tim manajemen menjadi pertimbangan utama COSCO untuk terus menjalin kerja sama jangka panjang.

“Kami melihat Terminal Teluk Lamong mampu memberikan kepastian layanan dan efisiensi operasional yang dibutuhkan oleh perusahaan pelayaran global. Kami optimistis kolaborasi ini akan terus berkembang,” tutur Yan Richard.

Senada dengan hal tersebut, Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming, turut memberikan apresiasi atas profesionalisme tim operasional di lapangan. Ia mengaku proses sandar hingga bongkar muat berjalan sangat efektif dan lancar.

Dengan tren pertumbuhan yang positif ini, Terminal Teluk Lamong kini semakin kokoh sebagai pusat logistik yang vital, tidak hanya bagi arus barang domestik, tetapi juga sebagai penghubung strategis antara pelabuhan-pelabuhan besar di Tiongkok dengan pasar di Indonesia.[rea]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.