Simulasi SPMB Jatim 2026 Resmi Dibuka, Lebih dari 273 Ribu Siswa Sudah Kantongi PIN

0

Ringkasan Berita:

  • Dinas Pendidikan Jawa Timur membuka simulasi pendaftaran SPMB 2026 pada 8-9 Juni 2026.
  • Hingga 7 Juni 2026, sebanyak 273.736 calon murid baru telah mengantongi PIN pendaftaran.
  • Simulasi ditujukan bagi pendaftar Jalur Domisili dan Jalur Nilai Prestasi Akademik jenjang SMA dan SMK.
  • Dindik Jatim mengimbau siswa memanfaatkan simulasi agar lebih siap menghadapi pendaftaran resmi.

Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) resmi membuka simulasi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Layanan uji coba tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 8 hingga 9 Juni 2026.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, mengatakan tahapan simulasi tidak bersifat wajib bagi calon murid baru. Meski demikian, peserta didik sangat dianjurkan mengikuti uji coba tersebut agar lebih memahami mekanisme dan alur pendaftaran sebelum proses seleksi resmi dimulai.

“Latihan ini kita buat sangat mirip saat pendaftaran nanti. Jadi saat calon murid baru ikut tahapan ini mereka tidak akan kesulitan saat pendaftaran riil SPMB nanti,” ujar Aries, Senin (8/6/2026).

Calon pendaftar dapat mengakses simulasi melalui laman resmi SPMB Jawa Timur. Untuk masuk ke sistem, peserta diwajibkan mengisi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), tanggal lahir, tanggal terbit Kartu Keluarga (KK), serta PIN pendaftaran yang telah diperoleh sebelumnya.

Berdasarkan data Dindik Jatim hingga Minggu (7/6/2026), sebanyak 303.299 calon murid baru telah mengajukan PIN. Dari jumlah tersebut, 273.736 siswa atau sekitar 90,25 persen telah berhasil memperoleh PIN yang menjadi syarat utama dalam seluruh tahapan pendaftaran SPMB.

“PIN menjadi kunci utama dalam seluruh tahapan SPMB. Jadi ayo adik-adik segera tuntaskan pengajuan pengambilan PIN agar bisa mengikuti tahapan simulasi pendaftaran SPMB. Ini harus dimanfaatkan,” tegas Aries.

Simulasi pendaftaran kali ini hanya diperuntukkan bagi peserta Jalur Domisili dan Jalur Nilai Prestasi Akademik pada jenjang SMA maupun SMK. Melalui sistem tersebut, calon murid dapat melihat peluang diterima di sekolah tujuan sesuai rayon yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak diperbolehkan memilih jenjang SMA dan SMK secara bersamaan pada jalur domisili. Setiap siswa hanya diberikan satu kali kesempatan simulasi dengan pilihan maksimal tiga sekolah dalam satu rayon.

“Di sekolah-sekolah sudah ada helpdesk dan petugas panitia SPMB yang siap membantu memberikan pelatihan proses pendaftaran. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk latihan ini,” tambah Aries.

Dindik Jatim juga telah menyiapkan layanan bantuan di sekolah-sekolah untuk mendampingi calon murid baru yang mengalami kesulitan saat mengikuti simulasi maupun proses pendaftaran resmi nantinya.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran tahap pertama melalui Jalur Domisili SMA dan SMK akan dibuka pada 11-12 Juni 2026.

Selanjutnya, pendaftaran Jalur Mutasi, Afirmasi, dan Prestasi Lomba akan berlangsung pada 17-18 Juni 2026.

Adapun tahapan terakhir SPMB 2026 akan dilaksanakan melalui Jalur Nilai Prestasi Akademik. Untuk jenjang SMA, pendaftaran dijadwalkan pada 24-25 Juni 2026. Sementara untuk jenjang SMK, pendaftaran akan berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Dindik Jatim berharap seluruh calon murid baru dapat memanfaatkan masa simulasi ini secara maksimal agar lebih siap mengikuti seluruh tahapan SPMB 2026 dan meminimalkan kendala teknis saat proses pendaftaran berlangsung. [ipl/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.