On The Rock Drini, Destinasi Wisata Baru Gunungkidul Yogyakarta dengan Panorama Laut dari Atas Tebing Karst

0

Yogyakarta (beritajatim.com) – Kawasan pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali memiliki pilihan destinasi wisata baru. Salah satunya On The Rock – Drini yang berada di kawasan Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari.

Destinasi ini menawarkan pengalaman berbeda dari wisata pantai pada umumnya. Jika sebagian besar wisatawan menikmati pantai dari hamparan pasir, On The Rock mengajak pengunjung melihat Samudra Hindia dari kawasan tebing dan batuan karst.

On The Rock mulai dikenal luas setelah menggelar soft opening pada Desember 2025. Sejak saat itu, kawasan wisata tersebut menjadi salah satu destinasi baru yang menarik perhatian karena memadukan panorama alam, ruang bersantai, kuliner, fotografi, hingga hiburan.

Salah satu bagian yang menjadi ciri khas On The Rock adalah lorong yang membelah bukit batu kapur. Dinding batu karang di kedua sisi lorong menciptakan lanskap yang cukup dramatis dan menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung untuk berfoto.

Dari kawasan tersebut, wisatawan juga dapat menyaksikan laut lepas dari ketinggian. Hamparan Samudra Hindia terlihat lebih luas karena pandangan tidak banyak terhalang.

Suara ombak yang menghantam batu karang turut menjadi bagian dari suasana yang ditawarkan destinasi ini.

Selain lorong batu, sejumlah sudut On The Rock memiliki latar berupa tebing, batu karang, jembatan, laut dan bangunan yang menyatu dengan lanskap. Kondisi tersebut membuat kawasan ini memiliki banyak pilihan sudut untuk fotografi maupun pembuatan konten media sosial.

Menikmati sunset dari atas karang

Waktu sore menjadi salah satu momen yang menarik untuk berkunjung ke On The Rock. Posisi kawasan yang menghadap laut memungkinkan wisatawan menikmati perubahan warna langit ketika matahari mulai terbenam.

Beberapa area tempat duduk dan rooftop dapat digunakan pengunjung untuk bersantai sembari melihat panorama laut.

Pengalaman lain yang ditawarkan adalah berjalan menuju area karang melalui jalur dan jembatan yang tersedia. Dari sejumlah titik, pengunjung dapat melihat laut dengan perspektif berbeda.

Karakter kawasan yang didominasi batuan karst membuat setiap sudut memiliki bentuk dan komposisi pemandangan yang berbeda.

Tak hanya wisata alam

On The Rock tidak hanya mengandalkan pemandangan alam. Di dalam kawasan terdapat ruang kuliner dan tempat nongkrong yang memungkinkan pengunjung menikmati makanan atau minuman sembari melihat laut.

Untuk kuliner yang dimiliki ada On The Rock Cafe and Bar dan Soleil Bistro. Pengunjung dapat menemukan pilihan gelato serta beragam makanan dan minuman.

Beberapa menu yang disajikan di antaranya Americano, Salted Caramel Coffee Latte, Beef Sausage with Truffle Sauce, Grilled Sausage, dan French Fries with Truffle Sauce. Adapun harga sejumlah menu tersebut berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp100.000.

Konsep hiburan juga menjadi bagian dari pengembangan On The Rock. Musik, live music hingga pertunjukan DJ ditawarkan untuk melengkapi aktivitas pengunjung. Dengan konsep tersebut, kunjungan tidak hanya berlangsung pada siang atau sore hari. Wisatawan dapat makan, bersantai, menikmati pemandangan, kemudian melanjutkan aktivitas hingga malam.

Dari sisi kapasitas, manajemen pernah menyebut kawasan On The Rock dapat menampung sekitar 400 kursi. Area yang tersedia mencakup ruang indoor dan outdoor sehingga dapat digunakan untuk pengunjung individu, keluarga maupun rombongan.

Dorong ekonomi masyarakat sekitar

Kehadiran On The Rock juga dikaitkan dengan perkembangan ekonomi masyarakat di kawasan selatan Gunungkidul. Perwakilan Manajemen On The Rock Gunungkidul, Tarko Sudiarno, mengatakan kawasan wisata tersebut bersama Jungwok Blue Ocean menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi baru di wilayah tersebut.

Menurut Tarko, masyarakat setempat dilibatkan dalam sejumlah aktivitas, mulai dari tenaga kerja, pengawasan lapangan hingga pengelolaan parkir.

Manajemen juga menyediakan ruang usaha bagi warga melalui area warung yang ditata di sejumlah titik yang dinilai ramai pengunjung.

Tarko menyebut sekitar 90 persen pekerja On The Rock berasal dari masyarakat setempat.

“Harapan kami, seluruh pihak bisa saling bersinergi secara profesional. Dengan hadirnya destinasi wisata yang tertata rapi dan bertaraf internasional, perekonomian warga Gunungkidul dapat terangkat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada dana pusat,” ujar Tarko.

Penataan lahan dan relokasi pedagang

Di tengah pengembangan kawasan wisata, manajemen juga memberikan penjelasan mengenai penataan lahan Sultan Ground (SG) dan relokasi pedagang yang berada di area proyek.

Tarko mengatakan pihak manajemen telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada warga yang menempati lokasi penataan.

Menurut dia, terdapat 16 lapak warung fisik yang berada di atas lahan proyek. Sebagian besar pemilik warung disebut telah menyetujui opsi relokasi.

“Kami melakukan pendekatan secara manusiawi. Warga kami buatkan warung baru yang lebih layak di lokasi yang lebih ramai, lengkap dengan fasilitas pendukung serta uang tali asih. Sebagian besar sudah sepakat, namun ada 4 orang yang masih enggan berpindah dengan alasan tanah turun-temurun, padahal statusnya lahan Sultan Ground,” kata Tarko.

Tiket masuk On The Rock Drini

Informasi tarif  pada 2026 menyebut harga tiket On The Rock sekitar Rp40.000 per orang pada Senin-Jumat.

Sementara pada Sabtu, Minggu dan hari libur, tarif  sekitar Rp50.000 per orang.

Secara umum, On The Rock Drini menawarkan format wisata yang memadukan lanskap karst khas Gunungkidul dengan aktivitas kuliner, bersantai, fotografi dan hiburan.

Kehadiran destinasi seperti ini juga menunjukkan bahwa wisata pesisir Gunungkidul terus berkembang. Tidak hanya mengandalkan aktivitas di pantai, kawasan karst di atas tebing dapat dikembangkan menjadi ruang rekreasi dengan pengalaman yang berbeda.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama laut dari ketinggian sekaligus mencari tempat untuk bersantai dan menikmati kuliner, On The Rock Drini menjadi salah satu pilihan destinasi yang dapat masuk dalam daftar kunjungan di Gunungkidul Yogyakarta. [aje]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.