Pohon Mangga Tumbang Timpa Rumah Warga Situbondo, Kerugian Rp5 Juta

0

Ringkasan Berita:

  • Pohon mangga tumbang menimpa bagian belakang rumah warga di Dusun Asta Berris, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo.
  • Peristiwa terjadi Senin (21/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB saat pemilik rumah bersama cucunya berada di dalam rumah.
  • Tidak ada korban jiwa maupun luka karena pemilik rumah dan cucunya berhasil keluar setelah mendengar suara pohon tumbang.
  • Rumah semi permanen mengalami kerusakan sedang dengan kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp5 juta.

Situbondo (beritajatim.com) – Pohon mangga tumbang menimpa bagian belakang rumah warga di Dusun Asta Berris, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, tetapi rumah semi permanen milik warga mengalami kerusakan sedang.

Rumah tersebut milik Sarkabun (63). Pohon mangga yang tumbang diduga karena batangnya telah lapuk dan pohon sudah berusia tua.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan saat kejadian pemilik rumah sedang berada di dalam rumah untuk menidurkan cucunya.

“Pemilik rumah terkejut mendengar suara gemuruh pohon tumbang. Setelah keluar rumah, ternyata pohon mangga di belakang rumahnya tumbang,” kata Puriyono, Senin siang.

Pohon tersebut kemudian menimpa bagian belakang rumah. Beruntung, Sarkabun dan cucunya berhasil keluar rumah sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Mendapat laporan kejadian, anggota Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo langsung mendatangi lokasi. Petugas bersama Tagana Dinas Sosial melakukan pemotongan pohon menggunakan gergaji mesin atau chainsaw.

“Proses penanganan dan pemotongan pohon yang tumbang sudah selesai,” ujar Puriyono.

Akibat kejadian tersebut, rumah semi permanen milik Sarkabun mengalami kerusakan sedang. BPBD memperkirakan kerugian materiil mencapai sekitar Rp5 juta.

Penanganan di lokasi juga melibatkan staf Kecamatan Kapongan, Polsek Kapongan, Koramil Kapongan, Pemerintah Desa Gebangan, petugas PLN wilayah Panarukan serta warga setempat.

BPBD kemudian melakukan asesmen atau kaji cepat terhadap kerusakan dan dampak kejadian. Penyaluran bantuan logistik juga menjadi bagian dari rencana tindak lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.

Puriyono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem dan angin kencang.

“Masyarakat kami imbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman atau potensi terjadinya bencana,” pungkasnya. [awi/beq]


Link informasi : Sumber

Leave A Reply

Your email address will not be published.